Lapak Kurban Menjamur, DKPP Sumenep Wajibkan Rekomendasi dan Perketat Pengawasan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat menyampaikan tentang penjualan hewan kurban (Za - garudajatim.com)

i

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat menyampaikan tentang penjualan hewan kurban (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai mengantisipasi maraknya penjualan hewan kurban dengan memperketat pengawasan di lapangan. Fokus utama diarahkan pada lapak-lapak musiman yang kerap bermunculan di luar pasar hewan resmi.

Sebagai langkah pengendalian, DKPP mewajibkan setiap pedagang mengantongi rekomendasi tempat sebelum membuka lapak. Kebijakan ini dinilai penting untuk memastikan kelayakan lokasi sekaligus menjamin kesehatan hewan yang diperjualbelikan.

“Karena biasanya akan banyak lapak-lapak penjualan hewan di beberapa titik, makanya juga menjadi atensi kami dalam pengawasan. Tidak hanya di pasar saja,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, drh. Zulfa. Senin (4/5/26)

Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya akan menunggu laporan, melainkan aktif turun ke lapangan melakukan sosialisasi kepada pedagang sekaligus pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala.

“Karena nanti akan banyak lapak, kami tentu segera melakukan sosialisasi termasuk ke pasar-pasar sambil melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan,” ucapnya.

Dari hasil pemantauan sementara, DKPP memastikan belum ditemukan adanya hewan ternak yang terindikasi penyakit menular. Kondisi ini menjadi indikator awal bahwa ketersediaan hewan kurban di Sumenep masih dalam kategori aman.

“Alhamdulillah, sejauh ini, belum ada hewan ternak berpenyakit yang kami temukan. Masih aman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menyasar aspek administratif, tetapi juga kualitas dan keamanan hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran lapak musiman tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan risiko, baik dari sisi kesehatan hewan maupun perlindungan konsumen.

“Kami tidak ingin ada kompromi dalam hal kesehatan hewan kurban. Semua harus melalui prosedur, mulai dari rekomendasi tempat hingga pemeriksaan kesehatan. Ini demi melindungi masyarakat agar mendapatkan hewan kurban yang benar-benar layak,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi hewan dan legalitas lapak penjualan.

“Pastikan membeli di tempat yang jelas dan telah direkomendasikan. Jangan hanya melihat harga, tapi juga kondisi fisik hewan dan jaminan kesehatannya,” pungkasnya.

Dengan pengawasan yang diperketat, DKPP berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini berlangsung lebih tertib, aman, dan bebas dari potensi penyebaran penyakit hewan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru