Viral Dugaan Aksi Arogan Oknum TNI di Warung Madura, Intimidasi hingga Perusakan Picu Kecaman Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Video viral arogan yang melibatkan seorang oknum anggota TNI aktif di sebuah warung Madura (Istimewa - garudajatim.com)

i

Video viral arogan yang melibatkan seorang oknum anggota TNI aktif di sebuah warung Madura (Istimewa - garudajatim.com)

JAKARTA, Garuda Jatim – Jagat media sosial digegerkan dengan beredarnya video dan narasi dugaan tindakan arogan yang melibatkan seorang oknum anggota TNI aktif di sebuah warung Madura.

Insiden yang terjadi di Warung Madura DRP Toko Adi Jaya pada Minggu (3/5/2026) itu memicu kecaman luas dari publik karena diduga berujung pada intimidasi, perusakan, hingga hampir terjadi aksi pengeroyokan terhadap pemilik warung.

Berdasarkan informasi yang beredar, ketegangan awal terjadi saat pelanggan tersebut mempertanyakan proses pembayaran yang dilakukan melalui QRIS.

Situasi memanas ketika terjadi adu argumen antara keduanya. Dalam narasi yang viral, pelanggan diduga melontarkan ucapan bernada merendahkan yang menyinggung pihak penjaga warung.

Keributan semakin membesar saat suami penjaga warung datang dan berusaha membela istrinya. Ia tidak terima dengan perlakuan dan ucapan yang dianggap melecehkan tersebut. Adu mulut pun tak terhindarkan, bahkan diduga berujung pada upaya pemukulan.

Tak berhenti di situ, situasi berubah semakin mencekam ketika pelanggan tersebut menghubungi sejumlah rekannya yang disebut berasal dari satuan atau “batalyon”. Dalam waktu singkat, sekitar 15 orang mendatangi lokasi kejadian.

Kehadiran rombongan tersebut diduga justru memperkeruh suasana. Sejumlah saksi menyebutkan adanya tindakan intimidasi terhadap pemilik warung, bahkan nyaris terjadi aksi pengeroyokan terhadap suami penjaga warung.

Selain intimidasi, sejumlah barang dagangan dilaporkan mengalami kerusakan. Barang-barang tersebut diduga diinjak-injak oleh rombongan yang datang ke lokasi, menambah kerugian bagi pemilik usaha kecil tersebut.

Lebih jauh, korban disebut sempat dibawa oleh rombongan tersebut usai kejadian. Hal ini memicu kekhawatiran warga sekitar terkait dugaan penyalahgunaan kekuasaan serta potensi pelanggaran hukum yang lebih serius.

Video dan narasi kejadian ini dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial. Warganet ramai-ramai mengecam tindakan yang dianggap mencoreng institusi, serta mendesak agar kasus ini segera ditangani secara transparan dan profesional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang maupun institusi TNI terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam insiden tersebut. Publik pun kini menunggu langkah tegas untuk memastikan kejelasan fakta dan penegakan hukum yang adil.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru