Menghubungkan Daratan dan Kepulauan, Disperkimhub Jaga Nadi Mobilitas Sumenep

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Dzulkarnain, saat diwawancarai (Istimewa - garudajatim.com)

i

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Dzulkarnain, saat diwawancarai (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Mobilitas masyarakat menjadi salah satu urat nadi pembangunan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang memiliki karakteristik wilayah unik, terdiri atas daratan dan puluhan pulau berpenghuni.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep terus memperkuat pelayanan transportasi sebagai fondasi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, konektivitas bukan sekadar memindahkan orang maupun barang dari satu titik ke titik lain.

Lebih dari itu, akses transportasi yang baik menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, perdagangan hingga membuka peluang investasi di kawasan kepulauan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Dzulkarnain, mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelancaran mobilitas masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan transportasi, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Sumenep memiliki tantangan geografis yang berbeda dengan daerah lain. Karena itu, kami terus berupaya memastikan konektivitas antardaerah tetap terjaga agar aktivitas masyarakat berjalan lancar dan roda perekonomian terus bergerak,” ujar Dzulkarnain. Sabtu (25/7/26)

Menurutnya, pelayanan transportasi tidak hanya berorientasi pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, dan pemerataan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

Disperkimhub juga terus melakukan penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan layanan transportasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Di sisi lain, pembangunan sektor transportasi diyakini memiliki efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Akses yang semakin baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, perdagangan, serta mendukung perkembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Sumenep.

“Tidak hanya itu, keberadaan jaringan transportasi yang terhubung dengan baik juga menjadi faktor penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan,” tegasnya.

Dengan konektivitas yang semakin optimal, pihaknya menyatakan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menikmati layanan publik dan meningkatkan kesejahteraan.

Dzulkarnain menegaskan, Disperkimhub akan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami, transportasi yang semakin baik dapat menjadi penggerak pembangunan daerah, memperkuat konektivitas, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep,” sambungnya.

Dengan semangat membangun konektivitas tanpa batas, Disperkimhub Kabupaten Sumenep terus membuktikan bahwa menjaga mobilitas bukan hanya soal menghadirkan sarana transportasi, melainkan memastikan denyut kehidupan masyarakat tetap bergerak dari daratan hingga kepulauan.

“Itulah mengapa transportasi menjadi nadi yang menyatukan Sumenep sebagai kabupaten kepulauan yang terus melangkah menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Kostum Berjalan, Ekonomi Jember Ikut Berlari: JFC ke-24 Disulap Jadi Mesin Pertumbuhan UMKM
Disperkimhub Sumenep Jemput Bola ke Kementerian PKP, 841 Rumah Tak Layak Huni Diusulkan Masuk Program BSPS 2026
Jersey, Taktik, dan UMKM Begini Cara MYZE Hotel Sumenep Satukan Tim Layaknya Piala Dunia
Harga BBM di Jawa Timur Bertahan, Selisih Tarif Pertamina, Shell, dan BP Jadi Sorotan Pengendara
Dari Pos Curhat ke Panggung Kebijakan, Bappeda Sumenep Buka Jalur Aspirasi Warga, Perempuan Jadi Prioritas
Bapenda Sumenep Siapkan Road Map Percepatan PAD Lewat Gerakan Pelunasan PBB 2026
Bapenda Sumenep Bangun Gerakan Kepatuhan Pajak dari Desa, SPPT PBB 2026 Disulap Jadi Mesin PAD
Dua Kali Sekda Sumenep Mangkir, DPRD Bekukan Pembahasan APBD 2027 dan Layangkan Mosi Tak Percaya 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:07 WIB

Saat Kostum Berjalan, Ekonomi Jember Ikut Berlari: JFC ke-24 Disulap Jadi Mesin Pertumbuhan UMKM

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:51 WIB

Menghubungkan Daratan dan Kepulauan, Disperkimhub Jaga Nadi Mobilitas Sumenep

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:29 WIB

Disperkimhub Sumenep Jemput Bola ke Kementerian PKP, 841 Rumah Tak Layak Huni Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

Jersey, Taktik, dan UMKM Begini Cara MYZE Hotel Sumenep Satukan Tim Layaknya Piala Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:11 WIB

Harga BBM di Jawa Timur Bertahan, Selisih Tarif Pertamina, Shell, dan BP Jadi Sorotan Pengendara

Berita Terbaru