Harga BBM di Jawa Timur Bertahan, Selisih Tarif Pertamina, Shell, dan BP Jadi Sorotan Pengendara

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi SPBU BBM di Jawa Timur (Za - garudajatim.com)

i

Foto Ilustrasi SPBU BBM di Jawa Timur (Za - garudajatim.com)

SURABAYA, Garuda Jatim – Peta persaingan harga bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur memasuki akhir Juli 2026 masih relatif stabil.

Tidak ada perubahan tarif di seluruh SPBU Pertamina sejak penyesuaian harga pada awal bulan, sehingga masyarakat memiliki kepastian biaya operasional sekaligus ruang membandingkan harga BBM yang dipasarkan Pertamina, Shell, dan BP sebelum mengisi tangki kendaraan.

Stabilnya harga tersebut menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan pribadi, pelaku transportasi, hingga sektor logistik yang selama beberapa bulan terakhir dihadapkan pada dinamika harga energi global.

Di tengah fluktuasi minyak mentah dunia, tarif BBM di Jawa Timur untuk sementara belum mengalami penyesuaian lanjutan.

Berdasarkan daftar harga yang berlaku pada Kamis (23/7/2026), Pertamina masih memasarkan Pertamax seharga Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter, Pertamax Pertashop Rp16.150 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.

Khusus Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, harga tersebut masih mencerminkan penurunan signifikan dibanding tarif sebelumnya pada Juni 2026. Sementara BBM bersubsidi tetap dipertahankan, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Di tengah bertahannya harga Pertamina, kompetitor juga belum mengubah tarif jualnya. Shell Indonesia masih menjual Shell V-Power Diesel seharga Rp21.340 per liter, sedangkan BP menetapkan BP Ultimate Rp17.240 per liter, BP 92 Rp16.670 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp21.340 per liter.

Kondisi ini membuat konsumen memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan pilihan BBM sesuai kebutuhan kendaraan, kualitas bahan bakar, maupun kemampuan anggaran.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty, dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga. Kamis (23/7/26)

Evaluasi harga BBM nonsubsidi akan terus dilakukan secara berkala. Selain dipengaruhi harga minyak mentah internasional, penyesuaian juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah, kondisi fiskal negara, serta daya beli masyarakat.

Dengan belum berubahnya tarif hingga pekan terakhir Juli, masyarakat di Jawa Timur diharapkan tetap memantau informasi resmi dari masing-masing operator SPBU, karena harga BBM dapat disesuaikan sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar energi global maupun kebijakan pemerintah.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jersey, Taktik, dan UMKM Begini Cara MYZE Hotel Sumenep Satukan Tim Layaknya Piala Dunia
Dari Pos Curhat ke Panggung Kebijakan, Bappeda Sumenep Buka Jalur Aspirasi Warga, Perempuan Jadi Prioritas
Bapenda Sumenep Siapkan Road Map Percepatan PAD Lewat Gerakan Pelunasan PBB 2026
Bapenda Sumenep Bangun Gerakan Kepatuhan Pajak dari Desa, SPPT PBB 2026 Disulap Jadi Mesin PAD
Dua Kali Sekda Sumenep Mangkir, DPRD Bekukan Pembahasan APBD 2027 dan Layangkan Mosi Tak Percaya 
SAE Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep Hadirkan The Late Shift Dari Artotel Group
SKK Migas Jabanusa Gandeng TNI Perkuat Benteng Hulu Migas, Pengamanan Obvitnas Kini Lebih Terintegrasi
DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:36 WIB

Jersey, Taktik, dan UMKM Begini Cara MYZE Hotel Sumenep Satukan Tim Layaknya Piala Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:11 WIB

Harga BBM di Jawa Timur Bertahan, Selisih Tarif Pertamina, Shell, dan BP Jadi Sorotan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:50 WIB

Dari Pos Curhat ke Panggung Kebijakan, Bappeda Sumenep Buka Jalur Aspirasi Warga, Perempuan Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bapenda Sumenep Siapkan Road Map Percepatan PAD Lewat Gerakan Pelunasan PBB 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:58 WIB

Bapenda Sumenep Bangun Gerakan Kepatuhan Pajak dari Desa, SPPT PBB 2026 Disulap Jadi Mesin PAD

Berita Terbaru