Disperkimhub Sumenep Jemput Bola ke Kementerian PKP, 841 Rumah Tak Layak Huni Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Sumenep, Dzulkarnain, saat ditemui di kantornya (Istimewa - garudajatim.com)

i

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Sumenep, Dzulkarnain, saat ditemui di kantornya (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memilih tidak menunggu alokasi dari pemerintah pusat.

Sebaliknya, organisasi perangkat daerah itu mengambil langkah proaktif dengan mengajukan 841 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia sebagai upaya mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Langkah tersebut menjadi strategi Disperkimhub agar kebutuhan hunian layak bagi warga Sumenep tetap menjadi prioritas dalam kebijakan nasional.

Usulan yang disampaikan pada tahun 2026 itu kini masih menunggu proses evaluasi dan penetapan dari Kementerian PKP sebelum dipastikan masuk dalam daftar penerima bantuan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimhub Sumenep, Dzulkarnain, mengatakan pengajuan BSPS dilakukan secara mandiri berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak sekadar mengirim proposal, tetapi juga telah menyiapkan seluruh data calon penerima agar proses penetapan dapat berjalan lebih cepat apabila usulan disetujui.

“Benar, kami mengusulkan sekitar 800 unit. Jumlahnya sebanyak 841 unit. Namun, saat ini kami masih menunggu apakah usulan tersebut diterima atau tidak oleh Kementerian PKP,” ujar Dzulkarnain. Sabtu (25/7/26).

Ia menjelaskan, seluruh calon penerima yang diusulkan telah melalui proses pendataan dan verifikasi dari sejumlah kecamatan.

Selain memenuhi kategori masyarakat berpenghasilan rendah, mereka juga dinilai memiliki kesiapan untuk melaksanakan pembangunan rumah secara swadaya sebagaimana mekanisme dalam program BSPS.

“Data penerima sudah kami siapkan. Calon penerimanya juga sudah terverifikasi, sehingga ketika pemerintah pusat memberikan persetujuan, pelaksanaannya bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Pri yang akrab disapa Dzul menyatakan bahwa program BSPS memiliki dampak yang jauh lebih luas dibanding sekadar memperbaiki kondisi fisik rumah.

“Kehadiran hunian yang layak dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, memberikan rasa aman bagi penghuni, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di tingkat desa,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya berharap usulan 841 unit tersebut mendapat persetujuan pemerintah pusat sehingga semakin banyak warga Sumenep yang dapat menikmati rumah yang sehat, aman, dan layak huni.

“Kami berharap usulan ini diterima sehingga masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Sumenep dapat memperoleh bantuan untuk memiliki rumah yang lebih layak,” tandasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru