Aksi Bersih Kampung Ageng Jadi Gerakan Edukasi Lingkungan, PKDI Sumenep: Sampah Tanggung Jawab Bersama

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Desa Pinggirpapas bersama Dinas Lingkungan Hidup Sumenep, saat bersih-bersih (Za - garudajatim.com)

i

Pemerintah Desa Pinggirpapas bersama Dinas Lingkungan Hidup Sumenep, saat bersih-bersih (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Aksi bersih-bersih lingkungan di Kampung Ageng, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Forkopimcam Kalianget, Pemerintah Desa Pinggirpapas, kader PKK, hingga organisasi kemasyarakatan, berubah menjadi gerakan edukatif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan gotong royong yang menyasar kawasan permukiman, fasilitas umum, selokan, hingga sepanjang aliran kali di Kampung Ageng ini menjadi jawaban atas persoalan sampah rumah tangga yang kerap menumpuk dan berpotensi mencemari lingkungan serta memicu gangguan kesehatan.

Sampah plastik, limbah rumah tangga, dan endapan kotoran di bantaran kali dibersihkan secara sistematis untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan aliran air berjalan normal.

Kepala Desa Pinggirpapas Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, mengungkapkan bahwa kegiatan di Kampung Ageng jadi sarana mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran jangka panjang.

“Ini adalah bentuk edukasi langsung kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Membuang sampah pada tempatnya adalah kebiasaan sederhana, tapi dampaknya sangat besar,” ujarnya. Jumat (13/2/26)

Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan tanggung jawab satu pihak semata, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen.

“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, baik aparatur lembaga pemerintah, BUMN, organisasi kemasyarakatan, maupun masyarakat. Kalau semua bergerak, lingkungan bersih bukan hal yang sulit diwujudkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, lingkungan yang bersih akan berbanding lurus dengan kualitas kesehatan masyarakat.

“Ketika lingkungan terjaga, kesehatan masyarakat juga akan ikut terjaga. Karena itu, ayo jaga kebersihan dimulai dari sekitar kita,” ajaknya.

Kolaborasi lintas sektor ini juga melibatkan Badan Keswadayaan Kampung (BKK), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pinggirpapas, serta seluruh unsur Forkopimcam Kalianget. Seluruh peserta bergerak menyisir setiap sudut Kampung Ageng, memastikan tidak ada titik rawan sampah yang terlewat.

Selain kerja fisik, kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi anak-anak dan warga, khususnya tentang pentingnya menjaga kebersihan kali sebagai sumber kehidupan dan mencegah pencemaran sejak dini.

Sementara itu, Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyatakan bahwa budaya bersih harus dibangun melalui keteladanan.

“Pendidikan lingkungan tidak cukup dengan imbauan. Harus dimulai dari tindakan nyata seperti gotong royong ini agar menjadi kebiasaan masyarakat,” katanya.

Ia berharap, gerakan di Kampung Ageng dapat menjadi contoh bagi desa lain di Sumenep. Persoalan sampah dan pencemaran lingkungan dinilai bisa diatasi jika kolaborasi dan kepedulian terus dijaga secara konsisten.

Dengan aksi sederhana namun berdampak luas ini, Kampung Ageng tidak hanya menjadi lebih bersih, tetapi juga menegaskan komitmen bersama bahwa lingkungan sehat adalah fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru