SUMENEP, Garuda Jatim – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai berbeda oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Organisasi wartawan ini memilih turun langsung ke lokasi bencana, menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten setempat.
Kegiatan tersebut didukung penuh oleh DRT The Big Family, aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa pers tidak hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga melalui tindakan kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat terdampak.
Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, mengatakan bahwa HPN seharusnya menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk memperkuat peran sosial di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Menurut pria yang akrab disapa Imam Kachonk, tanggung jawab jurnalis tidak berhenti pada penyampaian informasi, melainkan juga pada keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Pers bukan hanya menulis dan memberitakan. Saat masyarakat tertimpa musibah, kami merasa wajib hadir secara langsung. Ini bagian dari tanggung jawab moral insan pers,” ujarnya. Senin (9/2/26)
Dalam aksi tersebut, IWO Sumenep menyalurkan bantuan berupa material bangunan, khususnya semen, kepada warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin puting beliung. Para jurnalis juga ikut bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan sisa reruntuhan rumah warga.
Tak hanya itu, kehadiran insan pers di lokasi bencana mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Karduluk.
Kepala Desa Karduluk, Achmad Faruq, menilai kepedulian IWO Sumenep bersama DRT The Big Family memberikan dampak besar, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara psikologis bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran langsung dengan bantuan nyata ini memberi semangat dan penguatan moral bagi warga kami yang sedang berusaha bangkit pascabencana,” tegas Faruq.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif insan pers dalam aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa pers memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial, khususnya di wilayah pedesaan.
Sementara itu, salah satu warga terdampak, Eksan, mengaku sangat terbantu dengan bantuan dan perhatian yang diberikan.
“Bagi kami, bantuan ini sangat berarti. Di saat sulit seperti ini, kepedulian IWO dan DRT benar-benar membantu kami,” ungkapnya.
Melalui aksi sosial tersebut, IWO Sumenep berharap dapat menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk ikut terlibat membantu korban bencana alam. IWO juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan kegiatan kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian pers kepada masyarakat, khususnya saat musibah terjadi.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











