SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Karangnangka, Kecamatan Rubaru, saat menerima penghargaan dari BGN ( Istimewa - garudajatim.com)

i

SPPG Karangnangka, Kecamatan Rubaru, saat menerima penghargaan dari BGN ( Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, resmi dinobatkan sebagai dapur terbaik tingkat Jawa Timur oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengumuman tersebut disampaikan dalam forum pengarahan dan evaluasi kinerja satuan pelayanan yang digelar di Pamekasan, melibatkan kepala satuan pelayanan, mitra pelaksana, hingga unsur yayasan.

Penetapan ini menempatkan SPPG Karangnangka sebagai representasi capaian pelayanan gizi di tingkat daerah. Namun, keputusan tersebut juga menyisakan pertanyaan terkait transparansi, setelah BGN tidak mengungkap secara rinci indikator maupun metodologi penilaian yang digunakan dalam proses evaluasi.

Kepala SPPG Karangnangka, Ahmad Muzakki, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif tim dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara disiplin dan berkelanjutan.

“Seluruh proses kami jalankan sesuai SOP, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan hingga distribusi. Pengawasan internal juga kami lakukan secara rutin,” ujarnya. Rabu (15/4/26).

Ia menambahkan bahwa aspek higienitas dapur dan keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam operasional harian. Hal itu, kata dia, sejalan dengan target program pemenuhan gizi yang menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, yang membutuhkan jaminan kualitas konsumsi secara ketat.

“Kami memastikan setiap makanan yang diproduksi memenuhi standar kebersihan dan kelayakan konsumsi,” katanya.

Meski demikian, tidak adanya pemaparan terbuka dari BGN mengenai tolok ukur penilaian memunculkan ruang kritik. Publik menilai, keterbukaan indikator mulai dari kualitas gizi, standar sanitasi, hingga efektivitas distribusi penting untuk menjaga akuntabilitas program, sekaligus menjadi rujukan peningkatan kualitas bagi SPPG lainnya.

Selain itu, belum ada kejelasan apakah proses evaluasi melibatkan pihak independen atau audit eksternal sebagai bentuk verifikasi objektif. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kredibilitas hasil penilaian.

Menanggapi hal tersebut, Muzakki menegaskan bahwa penghargaan yang diraih tidak akan mengendurkan komitmen tim dalam menjaga kualitas layanan. Evaluasi internal, menurutnya, tetap menjadi instrumen utama untuk memastikan standar tetap terjaga.

“Penghargaan ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Program pemenuhan gizi melalui skema Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam menekan angka stunting dan masalah gizi lainnya.

Dalam implementasinya, keberadaan SPPG dituntut tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu memberikan layanan yang terukur, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Penobatan SPPG Karangnangka sebagai yang terbaik menjadi capaian penting bagi Kabupaten Sumenep. Namun di sisi lain, momentum ini juga mempertegas urgensi keterbukaan sistem evaluasi agar standar kualitas pelayanan gizi dapat dipahami, diawasi, dan ditingkatkan secara bersama.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru