Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menjadi inspektur upacara (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menjadi inspektur upacara (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ketika dunia menghadapi berbagai krisis, konflik, dan polarisasi sosial yang semakin menguat, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, justru mengirimkan pesan penting tentang persatuan.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap menjadi benteng utama menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya perubahan zaman.

Pesan kebangsaan itu disampaikan dalam Upacara Hari Lahir Pancasila yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Selasa (2/6/2026), yang dipimpin langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai Inspektur Upacara.

Di hadapan jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, TNI-Polri, ASN, organisasi kepemudaan, hingga pelajar, Bupati Fauzi mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan ekonomi dan kemajuan teknologi.

Lebih dari itu, tantangan terbesar adalah menjaga persatuan dan identitas kebangsaan di tengah derasnya arus informasi yang kerap memicu perpecahan.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi refleksi bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk tetap kokoh sebagai bangsa yang majemuk.

Menurut Bupati Fauzi, Pancasila telah terbukti menjadi perekat yang menyatukan berbagai perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan golongan selama puluhan tahun. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus dihidupkan, bukan hanya saat peringatan seremonial, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya peringatan historis, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah kekuatan yang menyatukan keberagaman Indonesia dalam satu semangat persatuan,” ujarnya.

Ia menilai, di tengah meningkatnya tantangan global, Indonesia justru memiliki keunggulan melalui ideologi Pancasila yang mengajarkan toleransi, gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

Bahkan, menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan untuk Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dunia dalam menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.

“Di tengah berbagai tantangan global, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai fondasi untuk membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan berkeadilan. Inilah kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia,” tegasnya.

Bupati Fauzi mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Di era digital yang serba cepat, generasi penerus bangsa harus memiliki karakter kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan semangat persatuan dan kebangsaan.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Kabupaten Sumenep bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan ideologi bangsa.

Sebab, lanjut dia, kemajuan tanpa persatuan hanya akan melahirkan kerentanan, sementara Pancasila tetap menjadi fondasi kokoh menuju Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, sekaligus menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan.

“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sebagai penerus bangsa,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Kabupaten Sumenep menjadi penegasan bahwa penguatan ideologi bangsa harus dimulai dari daerah.

Dari ujung timur Pulau Madura, semangat menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan membangun peradaban yang damai kembali digaungkan sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing di tingkat global.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB