Konferensi Pers Kokain 27,83 Kg di Polres Sumenep Gagal, Kapolda Alergi Jurnalis 

Rabu, 15 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto (tengah), saat diwawancarai (Za - garudajatim.com)

i

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto (tengah), saat diwawancarai (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pagi yang semula menjanjikan kepastian justru berubah menjadi ruang penuh tanda tanya di Aula Sanika Satyawada Polres Sumenep, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026) kemarin.

Sejak awal, segala persiapan telah mengarah pada satu agenda besar, konferensi pers pengungkapan temuan narkotika jenis kokain seberat 27,83 kilogram di pesisir Giligenting.

Meja panjang berlapis kain kuning tertata rapi. Kursi-kursi pejabat disusun sejajar. Layar monitor menyala. Di latar belakang, banner besar bertuliskan Konferensi Pers Polda Jatim terpasang tegas di dinding.

Sejumlah paket yang diduga kokain seberat 27,83 kilogram, yang sehari sebelumnya ditemukan di pesisir Giligenting, sempat disiapkan sebagai barang bukti.

Kamera-kamera wartawan mengarah ke meja utama. Tripod berdiri tegak, menunggu momen yang dijanjikan.

Jam menunjukkan pukul 09.20 WIB ketika kabar kedatangan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, beredar. Ia mendarat di Bandara Trunojoyo menggunakan helikopter. Pesan berantai dari humas meminta awak media merapat ke aula.

Wartawan pun menunggu.

Satu jam berlalu. Dua jam. Tiga jam. Tak ada satu pun pejabat yang duduk di kursi konferensi pers. Tak ada pernyataan resmi. Yang terlihat justru pergerakan sunyi, barang bukti yang sebelumnya tertata di meja perlahan diangkat kembali. Kotak-kotak dan paket itu dibawa keluar ruangan.

Banner tetap terpasang. Kursi tetap kosong.

Di luar gedung, kendaraan rombongan Polda Jawa Timur terparkir. Namun konferensi pers yang diumumkan tak kunjung digelar. Sejumlah wartawan mulai bertanya-tanya. Mereka datang atas undangan resmi, tetapi tak memperoleh kepastian.

Belakangan, Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menjelaskan bahwa kedatangan Kapolda bukan untuk merilis kasus, melainkan kunjungan kerja.

“Kedatangan Polda ke sini hanya kunker atau agenda kerja,” ujarnya singkat. Selasa (14/4/26) siang.

Ia juga menyebut, proses penyidikan atas temuan 27,83 kilogram kokain itu masih berjalan dan belum bisa dipublikasikan karena menunggu hasil uji laboratorium.

Di tengah tanda tanya yang menggantung, penjelasan lain datang melalui pesan singkat di grup WhatsApp Humas Polres. Plt Kasi Humas, Kompol Widiarti S, menulis permohonan maaf.

Konferensi pers batal karena Kapolda disebut harus menghadiri agenda mendadak bersama Wakapolri.

Tak ada konferensi pers. Tak ada pemaparan resmi. Tak ada sesi tanya jawab.

Yang tersisa hanya aula yang kembali lengang dan banner yang menjadi saksi rilis yang tak pernah terjadi.

Sementara itu, barang bukti yang sempat dipamerkan sebentar, 23 paket bertuliskan “BUGATTI” yang ditemukan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, telah dibawa kembali untuk proses lebih lanjut.

Kepolisian menyatakan masih mendalami asal-usulnya dan belum menetapkan tersangka.

Di ruang yang tadi pagi penuh ekspektasi, suasana berangsur sunyi. Kamera dilipat. Tripod dibongkar. Wartawan meninggalkan gedung dengan catatan kosong.

Konferensi pers yang dijanjikan berubah menjadi cerita tentang sesuatu yang tak pernah benar-benar dimulai.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru