Handtraktor Raib, Anggota Poktan Surya Tani Ngegas Lapor DKPP Sumenep

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi anggota Kelompok Tani (Poktan) Surya Tani, Desa Meddelan, Sumenep lapor ke DKPP (Ris - garudajatim.com

i

Foto Ilustrasi anggota Kelompok Tani (Poktan) Surya Tani, Desa Meddelan, Sumenep lapor ke DKPP (Ris - garudajatim.com

SUMENEP, Garuda Jatim – Ketegangan internal mengguncang Kelompok Tani (Poktan) Surya Tani, Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Anggota Poktan akhirnya meluapkan kemarahan setelah bantuan handtraktor dari pemerintah diduga raib dan diklaim sepihak oleh Ketua Kelompok Tani (Kapoktan).

Tak terima diperlakukan seolah tak punya hak, salah satu anggota Poktan Surya Tani, Ali Wafa, memilih langkah tegas dengan melaporkan dugaan hilangnya handtraktor tersebut ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep.

Ali Wafa mengungkapkan bahwa kegelisahan anggota memuncak saat musyawarah internal kelompok tani digelar. Dalam forum tersebut, tidak ada kejelasan mengenai keberadaan handtraktor bantuan pemerintah yang seharusnya digunakan bersama untuk melayani kebutuhan petani anggota.

“Dalam musyawarah kami dibuat heran sekaligus geram. Bantuan handtraktor itu diperuntukkan bagi anggota Poktan, bukan untuk kepentingan pribadi. Tapi faktanya, barangnya tidak ada. Hilang entah ke mana,” ujar Ali dengan nada kecewa. Rabu (21/1/26)

Menurutnya, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah bertujuan meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Ketika alat tersebut tidak bisa diakses oleh anggota, maka yang dirugikan adalah masyarakat tani secara langsung.

“Kalau handtraktor itu tidak ada, tidak bisa digunakan, atau diklaim sepihak, lalu di mana letak keberpihakan program pemerintah kepada petani kecil? Ini jelas merugikan kami sebagai anggota,” tegasnya.

Atas dasar itu, Ali Wafa mendatangi DKPP Sumenep untuk menyampaikan pengaduan resmi. Ia mengaku aspirasi dan laporannya diterima oleh pihak dinas. Namun, DKPP menyarankan agar persoalan tersebut terlebih dahulu dikonsultasikan dan dikoordinasikan dengan Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Lenteng.

“Pihak dinas menyampaikan agar kami konsultasi dulu dengan penyuluh pertanian kecamatan. Tapi mereka juga menegaskan, jika nanti ditemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan bantuan, akan ditindak tegas,” papar Ali.

Merasa mendapat angin segar, Ali Wafa menyatakan akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan segera berkonsultasi ke Korluh Pertanian Kecamatan Lenteng. Langkah itu, kata dia, menjadi pintu awal untuk membuka secara terang-benderang keberadaan bantuan handtraktor yang kini dipertanyakan.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan persoalan tata kelola bantuan pertanian di tingkat kelompok tani. Publik kini menunggu keberanian dan ketegasan pihak terkait untuk memastikan bantuan negara benar-benar sampai dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, bukan justru lenyap di tengah jalan.(Ris/Di)

Penulis : Ris

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Kepala SDN Juluk II Sumenep atas Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi MBG
Dukung Inisiatif Keberlanjutan, MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan Inovasi Kuliner “Rebellious Hunger”
HDDAP Jadi Mesin Baru Pertanian Sumenep, Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Hortikultura Modern
Harlah ke-VIII LBH Achmad Madani, Merawat Warisan Perjuangan, Menguatkan Barisan Pembela Keadilan
SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 
Tarik Ulur Kepentingan di Balik Tiga Raperda, DPRD Sumenep Uji Arah Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Aset
Temuan Ulat dan Rambut di Menu MBG yang Disalurkan SPPG Pakamban Laok 2 Picu Desakan Evaluasi Total
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran, Satgas PPA Desa Jadi Instrumen Utama Perlindungan Perempuan dan Anak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:32 WIB

Klarifikasi Kepala SDN Juluk II Sumenep atas Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi MBG

Jumat, 17 April 2026 - 12:28 WIB

Dukung Inisiatif Keberlanjutan, MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan Inovasi Kuliner “Rebellious Hunger”

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

HDDAP Jadi Mesin Baru Pertanian Sumenep, Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Hortikultura Modern

Kamis, 16 April 2026 - 18:26 WIB

Harlah ke-VIII LBH Achmad Madani, Merawat Warisan Perjuangan, Menguatkan Barisan Pembela Keadilan

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 

Berita Terbaru

SPPG Karangnangka, Kecamatan Rubaru, saat menerima penghargaan dari BGN ( Istimewa - garudajatim.com)

Berita

SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:20 WIB