Gempa M 6,0 Guncang Sumenep dan Pulau Sapudi, ini Penyebabnya

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah roboh Dampak gempa 6,0 di Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Rumah roboh Dampak gempa 6,0 di Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Guncangan keras mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga Pulau Sapudi pada Selasa (30/9/2025) malam, pukul 23.49 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 6,0 dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 58 kilometer tenggara Sumenep pada kedalaman 11–12 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa gempa ini termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut.

“Karakteristik lokasi dan kedalamannya menunjukkan bahwa gempa dipicu oleh sesar aktif bawah laut dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ungkapnya.

Guncangan paling kuat dirasakan warga di Pulau Sapudi dengan intensitas V–VI MMI. Skala tersebut menunjukkan getaran dirasakan oleh semua orang dan mulai menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan.

“Semua orang merasakan getaran, sebagian berlari keluar rumah. Terjadi kerusakan ringan pada beberapa bangunan,” terang Daryono.

Sementara di wilayah Sumenep, Pamekasan, hingga Surabaya, getaran tercatat pada intensitas III–IV MMI. Getaran cukup kuat hingga membuat perabot bergoyang dan terasa nyata di dalam rumah.

Adapun daerah lain, seperti Denpasar, Banyuwangi, hingga Lombok, turut merasakan getaran lebih lemah meski tidak sampai menimbulkan kerusakan.

BMKG memastikan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

“Sejauh ini gempa tidak menimbulkan potensi tsunami. Namun, masyarakat diminta tetap berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan yang bisa saja terjadi,” tegas Daryono.

BMKG merilis parameter pusat gempa berada pada koordinat 7,25 Lintang Selatan – 114,22 Bujur Timur dengan magnitudo 6,0 SR setelah dilakukan update analisis.

“Kedalaman pusat gempa berada di kisaran 11–12 kilometer, sehingga getarannya dirasakan luas di beberapa wilayah Indonesia bagian selatan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru