SUMENEP, Garuda Jatim — Kompetisi yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pendidikan (Disdik) mencatatkan prestasi istimewa dengan menyapu bersih gelar juara pertama di kategori putra maupun putri.
Keberhasilan ganda tersebut menjadi pencapaian yang jarang terjadi dalam perlombaan antarlembaga. Di tengah ketatnya persaingan, kedua tim Disdik tampil konsisten sejak babak awal hingga partai final.
Kekuatan fisik, strategi, kekompakan, dan koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan mereka menundukkan seluruh lawan di arena pertandingan.
Pada kategori putra, posisi juara pertama diraih Tim Disdik Kabupaten Sumenep, disusul Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai juara kedua, sementara Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menempati posisi ketiga.
Adapun di kategori putri, dominasi Disdik kembali berlanjut setelah keluar sebagai juara pertama, mengungguli Tim Dinas Kesehatan P2KB di posisi kedua dan Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) di peringkat ketiga.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh anggota tim yang mampu menjaga semangat kebersamaan hingga akhirnya membawa pulang dua gelar juara sekaligus.
“Keberhasilan ini merupakan wujud kekompakan, kerja sama, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh anggota tim, baik putra maupun putri. Mereka bertanding bukan hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga kekompakan dalam setiap tarikan,” ujarnya. Kamis (6/8/26)
Menurutnya, kemenangan tersebut bukan semata-mata soal prestasi olahraga, melainkan menjadi simbol kuatnya solidaritas dan budaya kerja sama yang selama ini dibangun di lingkungan Dinas Pendidikan.
Ia menjelaskan, proses pembentukan tim dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kesiapan fisik setiap pegawai. Mereka yang diturunkan merupakan ASN dan tenaga di lingkungan Disdik yang dinilai memiliki kondisi tubuh, daya tahan, serta kemampuan yang sesuai dengan karakteristik olahraga tarik tambang.
“Anggota tim dipilih berdasarkan kesiapan fisik. Mereka memang memiliki tenaga dan postur yang mendukung sehingga mampu tampil maksimal di lapangan. Namun yang paling menentukan tetap kekompakan dan semangat pantang menyerah,” tegas Moh. Iksan.
Lebih jauh, ia menilai rangkaian perlombaan HUT Kemerdekaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bukan sekadar hiburan tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga di lingkungan pemerintah daerah.
Atmosfer peringatan HUT RI tahun ini pun terasa berbeda. Sorak-sorai pendukung dari berbagai organisasi perangkat daerah terus menggema di sepanjang pertandingan, menciptakan suasana kompetisi yang meriah namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Antusiasme peserta maupun pendukung dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Dominasi Disdik di dua kategori sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari dunia pendidikan juga mampu diterjemahkan menjadi kekuatan nyata di arena olahraga.
“Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa keberhasilan besar selalu lahir dari kebersamaan, disiplin, dan kepercayaan antarsesama, nilai-nilai yang sejalan dengan semangat perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia,” tukasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











