Bayi 8 Bulan Ditemukan Tewas Terpotong di Kos Arjasa Sumenep, Ibu Korban Menghilang

Rabu, 3 September 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi kaki bayi ( Istimewa - garudajatim.com)

i

Foto ilustrasi kaki bayi ( Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diguncang kabar tragis.

Seorang bayi perempuan bernama Syifa (8 bulan) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tubuh terpotong.

Tubuh mungil itu tersimpan di dalam lemari kamar kos, terkunci rapat, dibungkus berlapis kain, plastik, dan tas.

Kejadian tersebut menimbulkan tanda tanya besar, siapa yang tega menghabisi nyawa bayi tak berdosa itu, dan mengapa jasadnya disembunyikan begitu rapi, dan di mana sang ibu, Ila, yang hingga kini lenyap tanpa jejak.

Sejak Sabtu pagi (30/8/2025), kakak korban, Azril (3), tiba-tiba ditemukan sendirian di teras rumah neneknya di Desa Duko.

Sang nenek kaget, sebab biasanya Azril selalu bersama ibunya. Hari itu pula, menurut keluarga, Ila sempat menanyakan jadwal kapal dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget.

Kebetulan, ada kapal Hulalo yang berlayar pagi itu dari Batu Guluk Arjasa menuju Kalianget. Informasi inilah yang menguatkan dugaan, Ila bisa saja meninggalkan Arjasa menggunakan kapal tersebut.

“Ibunya sempat tanya jadwal kapal. Setelah itu tidak ada kabarnya lagi,” kata Moh. Rofiq (54), kakek korban, kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).

Beberapa hari setelah Azril ditemukan, pemilik kos yang ditempati Ila bersama kedua anaknya mendatangi keluarga. Mereka meminta agar barang-barang segera diambil, sebab kamar kos terkunci dan bau menyengat mulai menguar dari dalam.

Saat keluarga tiba di lokasi, barang-barang sudah dikeluarkan ke luar kamar. Namun, bau busuk semakin kuat. Dari situlah, mereka akhirnya membuka lemari di lantai satu dan menemukan potongan tubuh bayi Syifa.

“Iya, barang-barang sudah di bawah. Setelah dicari, ternyata di lemari ada jasad korban. Kondisinya sudah rusak,” tutur Rofiq.

Menurut informasi yang media himpun, Syifa adalah anak kedua pasangan Mat Sirri dan Ila, warga Kecamatan Arjasa. Keduanya pernah merantau ke Malaysia.

Anak pertama, Azril, lahir di negeri jiran. Saat Ila hamil Syifa, keluarga kecil ini pulang ke kampung halaman. Namun, sebelum Syifa lahir, Mat Sirri kembali merantau.

Sejak itu, Ila tinggal di kos bersama kedua anaknya, tanpa suami. Kondisi ini membuat banyak pihak menduga, tekanan hidup, faktor ekonomi, atau masalah rumah tangga bisa saja berkaitan dengan peristiwa tragis ini.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus. Identitas pelaku belum terungkap, tetapi hilangnya Ila menjadi perhatian utama.

Sementara itu, jenazah Syifa kini berada di RS Abuya untuk kepentingan visum dan penyelidikan lebih lanjut.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru