Syahwan Effendi Ditunjuk Plt Sekda Sumenep, Bupati: Pastikan Roda Pemerintahan Tidak Terganggu

Senin, 1 September 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekda Sumenep, Syahwan Effendi, saat diwawancara (Za - garudajatim.com)

i

Plt Sekda Sumenep, Syahwan Effendi, saat diwawancara (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, resmi menunjuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Syahwan Effendi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda.

Hal tersebut dilakukan tepat setelah pejabat Sekda sebelumnya memasuki masa purna tugas.

Dengan keputusan itu, Bupati mengirimkan pesan jelas, “tidak ada ruang vakum dalam birokrasi strategis, terutama di tengah agenda pembangunan yang menuntut konsolidasi cepat antar organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo. Senin (1/25)

Sementara itu, Plt Sekda Sumenep, Syahwan Effendi, menyatakan terus terang pihaknya tidak tahu alasan Bupati memilih pihaknya.

“Tapi sebagai birokrat, saya hanya bisa menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Tak hanya itu, tidak menunggu seremonial panjang, Syahwan langsung mengumpulkan jajaran kepala OPD di Kantor Pemkab Sumenep.

Dalam forum tertutup itu, ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah harga mati, terlebih saat ini pemerintah daerah sedang dihadapkan pada tantangan serius, mulai dari pelayanan publik, penanggulangan penyakit menular, hingga kesiapan menghadapi tahun politik 2025–2026.

“Yang terpenting adalah ritme kerja bersama. Kita harus kompak dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Langkah cepat ini sekaligus menjadi ujian pertama Syahwan, bagaimana ia mampu menjaga stabilitas birokrasi pada masa transisi, sekaligus memastikan tidak ada program prioritas yang tersendat.

Penunjukan Plt Sekda tidak hanya soal administrasi. Posisi Sekda adalah jantung koordinasi pemerintahan daerah. Figur yang menempati jabatan ini akan menentukan arah kebijakan, distribusi sumber daya, bahkan hubungan antar-OPD.

Dengan menunjuk Syahwan, Bupati Fauzi sekaligus memperlihatkan kepercayaannya pada birokrat yang dikenal tegas, rapi dalam administrasi, dan berpengalaman mengelola pelayanan publik yang kompleks.

“Langkah ini juga bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Pemkab Sumenep ingin menjaga kesinambungan birokrasi tanpa membuka ruang spekulasi politik berlebihan,” jelasnya.

Namun, di balik itu, publik akan tetap menunggu apakah Syahwan hanya sekadar ‘penjaga kursi’ selama dua bulan, atau justru membuka jalan bagi figur baru yang berpotensi menjadi Sekda definitif.

Sebagai Plt, Syahwan memang memiliki keterbatasan kewenangan. Tetapi peran strategisnya tetap krusial: menjaga ritme kerja Pemkab agar tidak goyah dan memastikan pelayanan publik berjalan.

Tantangan berikutnya adalah menjaga kepercayaan Bupati sekaligus merawat soliditas OPD di tengah isu reformasi birokrasi yang digadang-gadang Pemkab Sumenep.

“Dengan pengalaman panjang, kami dipandang mampu memainkan peran sebagai jembatan transisi, hingga nantinya Sekda definitif diputuskan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HMI UNIBA Madura Nilai Pilkada Lewat DPRD Sebagai Langkah Mundur Demokrasi
Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:54 WIB

Aktivis HMI UNIBA Madura Nilai Pilkada Lewat DPRD Sebagai Langkah Mundur Demokrasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Berita Terbaru