Minta Pihak Terlibat Wajib Dihukum dan Disanksi Terkait Kasus Ojo Jakarta, FKJOB Jember Gelar Demo

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) saat melakukan demontrasi di Jember (Za - garudajatim.com)

i

Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) saat melakukan demontrasi di Jember (Za - garudajatim.com)

JEMBER, Garuda Jatim – Jutaan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) lakukan aksi demontrasi di depan Polres Jember, Jawa Timur.

Demo tersebut berlangsung sebagai dukungan kepada almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia setelah terlindas mobil rantis Brimob saat demo DPR RI di Jakarta.

Tidak hanya itu, mereka memapangkan banner dan foto wajah Affan Kurniawan dan nyalakan lilin di bundaran jalan raya depan Mapolres Jember.

“Peristiwa ojol di Jakarta jadi pukulan hari para driver ojol se Indonesia, termasuk Jember. Maka dari itu, kami gelar aksi kemanusiaan,” ujar Ketua FKJOB, Deddy Novianto. Sabtu (30/25)

Pihaknya menyatakan, polisi harus tuntas mengusut kasus tersebut, dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat.

“Kalau perlu Komandan Brimob harus turun (dari jabatan) dan Kapolri melakukan reformasi, bahkan kalau perlu mundur juga,” katanya.

Maka dari itu, lanjut dia, Deddy menyinggung korban Affan Kurniawan masih berusia muda dan menjadi tulang punggung keluarga.

“Seorang tulang punggung pencari nafkah untuk keluarga, tapi harus meninggal dengan cara tidak wajar. Kami minta siapapun yang terlibat, harus dihukum dan diberi sanksi,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru