PKC Periode 2025-2030 Dilantik, Kadisbudporapar Sumenep: Keberadaan Harus Berdampak Pada Masyarakat

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, saat melantik kepengurusan Paguyuban Kacong Cebbing di pendopo agung kraton (Za - garudajatim.com) 

i

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, saat melantik kepengurusan Paguyuban Kacong Cebbing di pendopo agung kraton (Za - garudajatim.com) 

SUMENEP, Garuda Jatim – Puluhan kepengurusan Paguyuban Kacong Cebbing (PKC) periode 2025–2030, telah dikukuhkan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Madura, Jawa Timur di Pendopo Agung Keraton.

Kacong Cebbing sebagai motor penggerak duta wisata dan potensi untuk mempromosikan wisata di Sumenep baik di tingkat lokal maupun nasional bahkan internasional.

Tidak hanya itu, PKC juga wadah kreatif untuk mendongkrak wisata sebagai fondasi pembangunan ekonomi Sumenep.

“Puluhan PKC yang telah dilantik ini, jadi aset muda dan generasi penerus untuk membangun destinasi wisata unggulan di Jawa Timur,” ujar Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan. Selasa (26/25)

Menurut Iksan, PKC harus mampu menguasai teknologi untuk mempromosikan trend wisata hingga mancanegara.

“Karena untuk mempromosikan wisata itu tidak hanya sebatas melalui browsure, namun juga melalui media sosial seperti video, atau vlog, dan foto, itu lebih menjangkau,” tegasnya.

Pihaknya menyatakan, destinasi wisata desa dan kuliner tradisional bahkan tradisi serta budaya yang masih belum terlihat di pelosok desa harus juga diperkenalkan kepada masyarakat umum.

“Jadi keberadaan PKC ini benar-benar berdampak terhadap pembangunan ekonomi Sumenep, sehingga masyarakat langsung bisa terlibat dan merasakan manfaat secara nyata,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru