Kota Kreatif, Sumenep Unjuk Gigi Melalui Pawai Sepeda Hias

Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah peserta pawai sepeda hias saat berantraksi menghibur masyarakat Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

i

Salah peserta pawai sepeda hias saat berantraksi menghibur masyarakat Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kota kreatif lahir dari ujung timur pulau Madura, Jawa Timur. Sebuah kabupaten yang mempunyai 126 pulau dengan penduduk kurang lebih 1.140.957 jiwa.

Kota yang juga dikenal dengan indah dan sedap dipandang mata, pula kota keris. Kearifan lokal dan budaya hingga tradisional kental laju sampai nasional bahkan internasional.

Sumenep saat ini sedang mempamerkan sebuah kreatif anak didik bangsa dengan Pawai Sepeda Hias. Sengaja digelar karena sebagian bentuk memeriahkan HUT ke-80 RI.

“Sepeda hias ini, merupakan sebuah ajang kreatifitas serta sarana edukasi anak bangsa sehingga bisa mampu mencintai bangsa dan negara,” ujar Asisten III Setdakab Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, saat melepas peserta pawai. Minggu (24/25)

Berbagai ornamen kreatif yang ditampilkan pada saat pawai, lanjut dia, mulai dari dedaunan, kekayaan alam, hingga lambang garuda yang dihias melalui pewarna alami.

“Acara ini disambut meriah oleh jutaan masyarakat yang hadir langsung menyaksikan perfom pawai,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, menyatakan bahwasanya pawai ini sebagai wadah melatih kreativitas dan imajinasi dalam melestarikan seni dan budaya.

“Melalui seni, pendidikan krakter lahir dari hati sendiri. Bahkan pesan moral yang tertuang dalam karyanya sangat menyentil tentang kebangsaan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru