BPRS Bhakti Sumekar Satukan Daratan dan Kepulauan Lewat Jalan-Jalan Sehat Merah Putih

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar(kanan) bersama Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo(tiga kanan) saat mengikuti Jalan-Jalan Sehat (Za - garudajatim.com) 

i

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar(kanan) bersama Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo(tiga kanan) saat mengikuti Jalan-Jalan Sehat (Za - garudajatim.com) 

SUMENEP, Garuda Jatim – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Jalan-Jalan Sehat (JJS) sejauh 2,9 kilometer yang diikuti sekitar 400 pegawai.

Agenda tersebut menjadi simbol penyatuan semangat nasionalisme dan kebersamaan antarpegawai, dari daratan hingga kepulauan.

Para peserta kompak mengenakan atribut bernuansa merah putih. Di balik tampilan sederhana itu, tersimpan pesan kuat yaitu BPRS Bhakti Sumekar ingin membangun jembatan emosional antarpegawai yang selama ini terbatas oleh jarak geografis.

“JJS ini adalah perayaan yang berbeda. Kami ingin menegaskan, pegawai yang bertugas di kepulauan sama pentingnya dengan yang di daratan. Semua harus merasa menjadi bagian dari satu rumah besar: Bhakti Sumekar,” ujar Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. Sabtu (16/25)

Menurut Hairil sapaan akrabnya, JJS ini dirancang bukan hanya untuk kesehatan fisik, melainkan memperkuat mental kebersamaan. Selama perjalanan, dengan cara peserta disuguhi interaksi cair penuh canda tawa.

“Sejumlah pegawai dari kepulauan bahkan menyebut momen ini sebagai ajang ‘melepas kerinduan’, karena biasanya hanya terhubung lewat rapat daring,” jelasnya.

“Kalau kita bekerja di perusahaan, jangan hanya mencari hidup, tapi juga menghidupkan organisasi. Integritas dan amanah adalah kunci agar kita dipercaya publik,” tegas pria berkacamata itu.

Pihaknya mengatakan, pilihan nuansa merah putih bukan kebetulan. Di bulan peringatan kemerdekaan, manajemen ingin mengingatkan bahwa spirit perjuangan dan pengorbanan harus terus mengalir dalam tubuh institusi perbankan daerah.

“Bagi kami, nasionalisme bukan hanya soal bendera dan atribut. Tapi juga keberanian menjaga integritas, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan memastikan setiap pegawai merasa dihargai,” tambahnya.

Sementara itu, hadir langsung Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa di tengah ketatnya kompetisi perbankan, terutama bagi lembaga keuangan syariah lokal, kegiatan internal seperti ini diyakini menjadi modal sosial yang tak kalah penting dari strategi bisnis.

“Semangat kolektif antarpegawai dianggap akan memperkuat daya tahan organisasi menghadapi tantangan industri keuangan,” tuturnya.

“Kalau internalnya solid, otomatis pelayanan ke masyarakat akan lebih maksimal. Itu yang sedang kami rawat,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru