2026, Pemerintah RI Terapkan PemDi: Sumenep Siapkan Transformasi Menuju Pemerintahan Digital Berbasis Data

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ChatSUMENEP yang akan diterapkan pada Pemerintahan digital atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Za - garudajatim.com) 

i

Ilustrasi ChatSUMENEP yang akan diterapkan pada Pemerintahan digital atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Za - garudajatim.com) 

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Republik Indonesia akan mulai menerapkan sistem Pemerintahan Digital (PemDi) secara menyeluruh pada tahun 2026. Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang telah menjadi agenda strategis nasional dan ditegaskan melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

Tujuan SPBE menuju PemDi tidak lain untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berbasis data real-time. Ujungnya adalah ASN yang cakap digital dan pelayanan publik yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Tahun 2025 menjadi masa transisi. Beberapa daerah mulai menyelaraskan RPJMD mereka dengan RPJMN 2025–2029, serta mengintegrasikan berbagai aplikasi untuk efisiensi layanan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan Pemkab Sumenep sudah siap yang didasarkan oleh langkah-langkah strategis sudah disiapkan, termasuk penerapan AI (Artificial Intelligence), IoT (Internet of Things), dan integrasi data pelayanan publik.

“Kami segera merespons terbitnya Perpres 12/2025, dengan inovasi yang akan dikembangkan adalah ChatSUMENEP. Merupakan asisten virtual yang bisa diakses lewat ponsel untuk memudahkan warga mendapatkan informasi dan layanan publik,” katanya. Selasa (22/25)

Lewat ChatSUMENEP, pihaknya menyampaikan masyarakat bisa menanyakan berbagai hal, baik layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, kependudukan, dan UMKM, maka cukup dengan mengirim pesan nanti istem AI akan menjawab secara cepat, cerdas, dan ramah.

“ChatSUMENEP dikembangkan oleh talenta lokal. Ini bentuk nyata keberpihakan Bupati kepada anak-anak muda Sumenep. Bahwa digitalisasi bukan monopoli kota besar Sumenep juga bisa bersaing dan bahkan memimpin,” tutur Fauzi.

ChatSUMENEP, sambung dia, adalah langkah awal menuju pemerintahan digital yang inklusif. Tidak perlu antre atau datang ke kantor. Bahkan warga di kepulauan bisa mengakses layanan dari mana pun mereka berada.

“Ke depan, ChatSUMENEP akan terhubung dengan sistem pengaduan masyarakat, data ASN, hingga layanan pariwisata, pendidikan, dan sosial,” imbuhnya.

“Sumenep bergerak menuju Indonesia Emas 2045, dengan semangat digital yang membumi melayani rakyat dengan cara yang baru, cerdas, cepat, dan dekat,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru