SUMENEP, Garuda Jatim – Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, resmi melaksanakan pembangunan Jembatan Bringsang Kecamatan Giligenting.
Jembatan tersebut diyakini sebagai penghubung strategis yang diyakini akan mengubah pola mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat denyut ekonomi sehingga Infrastruktur di wilayah kepulauan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten setempat.
Proyek dengan nilai anggaran Rp462.630.000 itu bukan sekadar membangun bentang jembatan. Lebih dari itu, pembangunan tersebut menjadi simpul konektivitas yang menghubungkan Desa Aeng Anyar dan Desa Bringsang, sekaligus membuka akses yang lebih cepat menuju Pelabuhan Bringsang dan destinasi unggulan Pantai Sembilan, ikon wisata bahari Kabupaten Sumenep yang setiap tahun menarik ribuan wisatawan.
Pekerjaan konstruksi meliputi pembangunan struktur bawah (lining abutment) sebagai fondasi utama serta struktur atas berupa plat dan blok yang dirancang agar mampu memberikan akses yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Slamet Supriyadi, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah menghadirkan infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat kepulauan.
“Jembatan ini memiliki nilai strategis karena menjadi penghubung Desa Aeng Anyar dengan Bringsang, sekaligus membuka akses menuju Pelabuhan Bringsang dan kawasan wisata Pantai Sembilan. Kami ingin infrastruktur ini benar-benar menjadi penggerak aktivitas masyarakat, baik dari sisi ekonomi, transportasi, maupun pariwisata,” ujarnya. Kamis(30/7/26)
Menurut Slamet, pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Pengawasan teknis juga dilakukan secara menyeluruh agar hasil pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan.
“Pembangunan Jembatan Bringsang merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan,” jelasnya.
“Kami berharap keberadaan jembatan ini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil perikanan, pertanian, maupun kebutuhan pokok, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Ketika akses semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat juga akan bergerak lebih cepat sehingga manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan secara langsung.” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, menegaskan bahwa pembangunan di wilayah kepulauan merupakan bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Kami ingin masyarakat kepulauan memiliki akses infrastruktur yang setara dengan wilayah daratan. Jembatan Bringsang bukan hanya mempermudah perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi investasi pembangunan yang akan memperkuat sektor pariwisata, perdagangan, dan konektivitas antardesa,” tegasnya.
Pihaknya menyatakan, ketika akses transportasi semakin baik, maka biaya distribusi barang akan semakin efisien, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, dan potensi wisata daerah akan berkembang lebih cepat. Dampak berantai inilah yang menjadi orientasi utama pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumenep.
“Jembatan Bringsang diproyeksikan menjadi salah satu penghubung penting yang mempercepat mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi dan pelabuhan, sekaligus memperkuat posisi Pantai Sembilan sebagai destinasi wisata unggulan Madura,” papar pria yang akrab disapa Eri itu.
Dengan investasi sebesar Rp462.630.000, proyek ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga membangun keterhubungan, membuka peluang usaha, dan menghadirkan masa depan yang lebih menjanjikan bagi masyarakat Pulau Giligenting.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya proyek, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang,” harapnya.
“Dinas PUTR akan terus berupaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep, baik daratan maupun kepulauan.”tandasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











