SUMENEP, Garuda Jatim – Lautan jersey dari berbagai negara dan klub sepak bola dunia memenuhi Aryawiraraja Ballroom, saat MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL menggelar General Artist Meeting 2026 bertema World Cup Football.
Konsep yang tidak biasa ini menjadi simbol bahwa membangun organisasi hebat membutuhkan filosofi yang sama dengan sebuah tim juara: memiliki visi yang sama, komunikasi yang solid, dan semangat bertanding hingga peluit akhir.
General Artist Meeting kali ini tidak sekadar menjadi agenda evaluasi perusahaan. Manajemen mengubah forum internal tersebut menjadi ruang transformasi budaya kerja, di mana setiap artist (karyawan) diajak memahami bahwa keberhasilan hotel tidak lahir dari individu, melainkan dari kerja sama seluruh lini yang saling melengkapi layaknya sebelas pemain di lapangan hijau.
Dengan mengenakan jersey tim favorit masing-masing, seluruh artist seolah meninggalkan sekat jabatan. Head of Department, staf operasional, hingga jajaran manajemen berada dalam atmosfer yang sama, memperlihatkan bahwa setiap peran memiliki kontribusi penting dalam memenangkan pertandingan memberikan pengalaman terbaik bagi tamu.
Dalam sesi utama, setiap Head of Department menyampaikan perkembangan bisnis, target operasional, hingga strategi peningkatan kualitas pelayanan.
Penyampaian tersebut dikemas secara komunikatif agar seluruh artist memahami arah perusahaan sekaligus mengetahui tantangan yang akan dihadapi bersama pada semester berikutnya.
Berbeda dari pertemuan bisnis pada umumnya, setiap departemen juga menampilkan talent performance yang penuh kreativitas. Penampilan musik, hiburan, hingga atraksi bertema sepak bola menjadi warna tersendiri yang memperlihatkan sisi lain para artist di luar rutinitas pelayanan hotel.
Sorak-sorai semakin menggema ketika seluruh peserta mengikuti World Cup Games, team challenge, lucky draw, hingga pembagian hadiah menarik.
Berbagai permainan dirancang bukan sekadar hiburan, melainkan membangun komunikasi, kepercayaan, dan kekompakan antar tim nilai yang menjadi fondasi utama industri hospitality.
Yang membuat kegiatan ini memiliki makna lebih luas adalah keputusan MYZE Hotel Sumenep untuk melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penyedia konsumsi selama acara berlangsung.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa aktivitas internal perusahaan juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
General Manager MYZE Hotel Sumenep, Akfian Farado Gusti, mengatakan tema Piala Dunia dipilih karena memiliki filosofi yang sejalan dengan dunia perhotelan.
“General Artist Meeting menjadi momen bagi seluruh artist untuk saling terhubung, memahami arah perusahaan, dan menikmati kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan,” ujarnya. Kamis (23/7/26)
Melalui tema Piala Dunia, pihaknya ingin menghadirkan suasana yang penuh semangat, sportif, dan menyenangkan.
“Kami juga bangga dapat melibatkan UMKM lokal sebagai penyedia konsumsi, sehingga acara ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi internal perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan terbaik tidak hanya lahir dari standar operasional yang baik, tetapi juga dari budaya kerja yang sehat, komunikasi yang terbuka, serta rasa memiliki terhadap perusahaan.
General Artist Meeting 2026 menjadi penegasan bahwa MYZE Hotel Sumenep tengah membangun kultur organisasi dengan pendekatan yang lebih kreatif dan humanis.
Di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin kompetitif, perusahaan tidak hanya berinvestasi pada fasilitas dan layanan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia sebagai motor utama pertumbuhan bisnis.
Melalui semangat World Cup Football, MYZE Hotel Sumenep ingin memastikan setiap artist memiliki mentalitas juara, mampu berkolaborasi tanpa sekat, dan terus menciptakan pengalaman menginap yang berkesan bagi setiap tamu.
“Sebab, di dunia hospitality, kemenangan bukan ditentukan oleh satu bintang, melainkan oleh tim yang mampu bermain kompak hingga peluit akhir berbunyi,” tukasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











