SUMENEP, Garuda Jatim — Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menunjukkan progres. Hingga pertengahan masa pendaftaran, tercatat satu Aparatur Sipil Negara (ASN) telah resmi mendaftar dan dinyatakan lengkap secara administrasi.
Pendaftar tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan, baik melalui pendaftaran dalam jaringan (daring) melalui sistem ASN Karier, maupun luar jaringan (luring) dengan mengirimkan berkas fisik ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Jalan Dr. Cipto Nomor 40, Kelurahan Kolor, Sumenep.
Berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 06/PANSEL JPT.PRATAMA-SMP/I/2026, tahapan pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Sumenep telah dibuka sejak 19 Januari dan akan berakhir pada 02 Februari 2026.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, membenarkan bahwa hingga saat ini baru terdapat satu peserta yang telah menuntaskan seluruh tahapan administrasi sesuai ketentuan.
“Saat ini baru ada satu pendaftar yang sudah melengkapi persyaratan, baik secara daring maupun luring,” terang Benny Irawan. Kamis (29/1/26).
Lebih lanjut, Benny menjelaskan bahwa seleksi terbuka ini diperuntukkan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Adapun ketentuan pendaftaran antara lain memiliki pendidikan minimal S1 atau D-IV, berpangkat paling rendah Pembina Tingkat I (IV/b), serta sedang atau pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama paling singkat dua tahun.
Selain itu, peserta seleksi juga dibatasi usia maksimal 58 tahun pada saat pendaftaran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Panitia seleksi telah menyusun jadwal tahapan seleksi secara berurutan dan ketat. Dimulai dari pendaftaran dan seleksi administrasi pada 19 Januari–02 Februari 2026, kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi pada 03 Februari 2026.
Selanjutnya, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi jabatan atau asesmen pada 04 Februari, disusul pengumuman hasil asesmen pada 05 Februari 2026. Tahapan berikutnya adalah penyusunan makalah dan wawancara pada 06–07 Februari, hingga akhirnya pengumuman hasil akhir tiga besar pada 18 Februari 2026.
“Asesmennya cukup kompleks, karena ini untuk jabatan Sekretaris Daerah,” imbuh pria mantan Kepala Brida itu.
Hasil akhir berupa tiga besar calon Sekda nantinya akan diserahkan oleh Panitia Seleksi kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk selanjutnya dipilih satu nama yang dinilai paling memenuhi kualifikasi dan kebutuhan organisasi.
“Untuk ketentuan persyaratan, semuanya sudah kami sebarkan secara terbuka. Seluruh proses seleksi ini berlandaskan pada peraturan yang berlaku dan telah diverifikasi oleh panitia seleksi,” tandasnya.
Seleksi terbuka ini diharapkan dapat menghasilkan Sekretaris Daerah yang profesional, berintegritas, dan mampu menggerakkan birokrasi secara efektif, seiring dengan kebutuhan reformasi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sumenep.(Ris/Di)
Penulis : Ris
Editor : Redaksi











