Bakesbang Sumenep Raih Penghargaan Bergengsi Indeks Harmoni Indonesia 2025

Selasa, 18 November 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain(kiri) dan Kepala Bappeda Arif Firmanto(kanan) saat Menerima Penghargaan dari Kemendagri di Gedung F Jakarta (istimewa - garudajatim.com)

i

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain(kiri) dan Kepala Bappeda Arif Firmanto(kanan) saat Menerima Penghargaan dari Kemendagri di Gedung F Jakarta (istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menerima Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung F Kemendagri, Jakarta Pusat, dan menjadi momen penting yang kembali mengangkat nama Sumenep di tingkat nasional.

IHaI 2025 ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas sosial, memelihara kerukunan antarwarga, serta membuktikan kapasitas tata kelola kebijakan yang mampu meredam dinamika sosial yang berpotensi menimbulkan gesekan.

Dalam penilaiannya, Kemendagri menekankan tiga aspek kunci keharmonisan sosial, ketertiban umum, dan efektivitas komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

Sumenep, yang dikenal sebagai daerah dengan keragaman budaya, etnis, serta dinamika politik lokal yang tidak sederhana, justru dinilai menonjol dalam menciptakan ruang sosial yang inklusif dan stabil.

Kepala Bakesbangpol Sumenep,Achmad Dzulkarnain, menyebut capaian ini sebagai momentum penting bagi Kabupaten Sumenep.

“IHaI 2025 bukan sekadar piagam, tetapi rekam jejak bahwa Sumenep benar-benar mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman yang kompleks,” ujarnya. Selasa (18/11/25)

Dzulkarnain menegaskan, bahwa pencapaian ini merupakan buah kerja kolektif seluruh unsur daerah mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga komunitas akar rumput yang terus menjaga tradisi saling menghormati.

Dzulkarnain memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dan Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, atas komitmen mereka terhadap penguatan komunikasi sosial dan pembangunan ruang dialog yang konsisten.

“Bapak Bupati dan Wabup selalu memberikan ruang kepada kami untuk bekerja secara maksimal. Setiap langkah kebijakan selalu diarahkan untuk memperkuat harmoni dan kohesi sosial,” tegasnya.

Menurutnya, kepemimpinan daerah yang responsif dan adaptif terhadap dinamika sosial menjadi faktor penting yang membuat Sumenep mampu menjaga kondusivitas di tengah berbagai tantangan modernitas.

“Kamimenekankan bahwa penghargaan ini sejatinya milik masyarakat Sumenep, lanjut dia.

“Prestasi ini saya persembahkan untuk masyarakat Sumenep. Mereka adalah aktor utama yang selalu menjaga suasana tetap damai, rukun, dan saling menghormati,” tambahnya.

“Penghargaan ini bukan garis finish. Ini titik awal untuk semakin memperkuat dialog, memperluas kerja kolaboratif, dan menjaga Sumenep tetap menjadi rumah harmoni bagi semua,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru