Investasi Sumenep Tembus Rp2,7 Triliun di 2024, Serap 38 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 10 November 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, bersama Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim saat meninjau stan di acara Sumenep Investment Summit (Za - garudajatim.com)

i

Kepala DPMPTSP Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, bersama Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim saat meninjau stan di acara Sumenep Investment Summit (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menorehkan pencapaian besar dalam sektor penanaman modal sepanjang tahun 2024.

Total nilai investasi yang berhasil masuk mencapai Rp2,7 triliun, melejit dibandingkan capaian tahun 2023 yang berada pada kisaran Rp2,1 triliun.

Lonjakan tersebut tak hanya menunjukkan kian meningkatnya daya tarik Sumenep bagi pelaku usaha, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat dengan serapan tenaga kerja mencapai 38.009 orang.

Data tersebut dirilis oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep melalui sistem Online Single Submission Risk Base Approach (OSS-RBA) dengan jumlah unit usaha tercatat sebanyak 16.956.

Kepala DPMPTSP Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menyampaikan bahwa dari total nilai tersebut, telah menyerap 38.009 tenaga kerja.

Tak hanya dari sisi investasi, lanjut dia, perkembangan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif.

“Sepanjang 2024, pertumbuhan ekonomi Sumenep mencapai 3,77 persen, didukung oleh laju pengendalian inflasi yang stabil di angka 3,2 persen,” ujarnya. Senin (10/11/25)

Angka ini menunjukkan bahwa geliat ekonomi tak sekadar tertumpu pada sektor industri besar, tetapi juga ditopang oleh sektor UMKM, perdagangan, dan layanan yang bergerak dinamis mengikuti kebijakan pro-investasi yang diterapkan Pemkab.

Riadi menegaskan bahwa Pemkab juga mempercepat layanan berbasis digital melalui penerapan sistem pelayanan terpadu dan peluncuran SIPRO, platform inovatif yang mendorong efisiensi proses penanaman modal.

“Pemkab Sumenep menerapkan digitalisasi pelayanan dan juga melangsungkan SIPRO,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan bahwa wilayah daratan dan kepulauan Sumenep memiliki potensi investasi yang luar biasa dari sisi geografis, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.

Dengan wilayah seluas 2.093,50 kilometer persegi dan terdiri atas, 27 kecamatan, 330 desa, 4 kelurahan 1.563 dusun.

Pihaknya menyatakan, sumenep menawarkan peluang investasi besar mulai dari pengembangan pariwisata pulau-pulau eksotis, industri perikanan, energi baru terbarukan, pertanian, hingga sektor kreatif.

“Melalui kegiatan ini, semoga menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah,” tandasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru