Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025 di Sumenep Jadi Panggung Kemegahan Budaya

Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto salah satu peserta Festival Musik Tong-Tong se-Madura di Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Foto salah satu peserta Festival Musik Tong-Tong se-Madura di Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ribuan warga dari berbagai penjuru Madura, Jawa Timur tumpah ruah di sepanjang jantung kota untuk menyaksikan Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025, pesta budaya yang menjadi simbol semangat, identitas, dan kebanggaan masyarakat.

Dari deretan grup musik yang tampil memukau, Baladewa tampil paling mencolok dan akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025.

Kemenangan yang diraih dengan aransemen energik, dekorasi megah, dan kekompakan luar biasa.

Festival ini bukan sekadar lomba musik tradisional. Ia adalah pertemuan antara masa lalu dan masa kini, di mana bunyi kentongan simbol ronda malam Madura tempo dulu kini bersanding dengan aransemen modern, tata cahaya, dan koreografi yang tak kalah dari konser musik besar.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Ikhsan, mengatakan bahwa musik tong-tong adalah bagian dari DNA budaya Madura yang harus terus dijaga.

“Musik tong-tong adalah warisan yang hidup. Bukan sekadar tradisi lama, tapi simbol gotong royong, semangat, dan kreativitas. Kami ingin generasi muda Madura tidak hanya mengenal, tetapi juga mencintai dan mengembangkannya hingga ke dunia internasional,” ujarnya. Minggu (19/25)

Menurutnya, festival tahun ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa sejalan dengan inovasi, menjadikan kesenian lokal tetap relevan di tengah era digital.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir langsung memberikan apresiasi.

Ia menyebut festival tong-tong sebagai contoh nyata bagaimana budaya dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi juga panggung ekonomi rakyat. Banyak UMKM, kuliner khas, dan produk lokal ikut tumbuh karena momentum budaya seperti ini,” jelas Fauzi.

Bupati yang dikenal aktif mendorong sektor pariwisata itu juga berharap agar Festival Musik Tong-Tong Sumenep kembali masuk agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun depan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ribuan warga datang bukan hanya untuk menonton, tapi ikut merasa memiliki budaya ini. Sumenep hari ini bukan hanya kota, tapi panggung besar bagi kebanggaan Madura,” tambahnya.

Dari puluhan peserta yang tampil, penjurian mencakup berbagai kategori mulai dari penyajian, aransemen, busana, hingga dekorasi panggung.

Berikut Daftar Pemenang Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025

‎Juara Umum:

‎-Baladewa

‎Dekorasi Terbaik:

‎1. Mega Remmeng Baladewa

‎2. Pangeran Soengennep

‎3. Pornama Alam

‎4. Barong Ireng

‎5. Gelora Pesisir

‎6. Sekar Kedaton

‎7. Phuser Bhumi

‎8. Laskar Talango

‎9. Kacong Madura

‎Busana Terbaik:

‎1. Angin Ribut

‎2. Bagaspati

‎3. Sat-Set-Sot

‎4. Baladewa

‎5. Langeng Sarkaju

‎Penyaji Terbaik:

‎1. Barong Ireng

‎2. Baladewa

‎3. Angin Ribut

‎4. Sekar Kedaton

‎5. Phuser Bhumi

‎6. Mega Remmeng

‎7. Sat-Set-Sot

‎8. Putra Siding Puri

‎9.BBintang Kejora

‎10. Bagaspati

‎Aransemen Terbaik:

‎1. Barong Ireng

‎2. Baladewa

‎3. Angin Ribut

‎5. Sekar Kedaton

‎6. Phuser Bhumi(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah
IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:07 WIB

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Berita Terbaru