Pelaku Curanmor Asal Pasuruan Dapat Tindakan Tegas di Malang, Polisi Dalami Jaringan Antarwilayah

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku curanmor berinisial MDS, warga Kabupaten Pasuruan, sesaat setelah ditangkap polisi usai mencuri sepeda motor (Za - garudajatim.com)

i

Pelaku curanmor berinisial MDS, warga Kabupaten Pasuruan, sesaat setelah ditangkap polisi usai mencuri sepeda motor (Za - garudajatim.com)

MALANG, Garuda Jatim – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial MDS (22), warga Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terpaksa dilumpuhkan petugas lantaran melawan saat hendak diamankan.

Aksi nekat MDS terbongkar setelah dirinya mencuri sepeda motor milik seorang petani di area persawahan Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Sabtu (4/10/2025).

Korban berinisial C (45), warga setempat, melaporkan kehilangan motor Honda Supra Fit yang biasa diparkir di tepi sawah tempatnya bekerja.

“Korban baru menyadari motornya raib ketika hendak pulang dari sawah. Ia segera melapor ke Polsek Karangploso,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar. Sabtu (11/25)

Mendapat laporan tersebut, lanjut dia, tim Satreskrim Polres Malang bergerak cepat. Sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian dimintai keterangan, sementara tim lainnya menelusuri rekaman CCTV dari beberapa titik yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku.

“Dari rekaman CCTV, kami berhasil menemukan petunjuk yang mengarah pada identitas pelaku berinisial MDS. Analisis rekaman itu menunjukkan arah pergerakan motor hasil curian hingga ke wilayah perbatasan Malang–Pasuruan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian MDS. Dua hari berselang, petugas melakukan penyergapan di sebuah tempat di wilayah Pasuruan dan mendapati pelaku beserta barang bukti motor curian.

Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Saat hendak diamankan, MDS justru melakukan perlawanan. Petugas sempat memberi peringatan, namun pelaku tetap berusaha kabur.

“Pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas saat akan dibawa. Karena itu kami lakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” tegasnya.

Petugas akhirnya berhasil melumpuhkan MDS tanpa menimbulkan korban jiwa. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini tidak berhenti pada satu nama. Hingga kini, penyidik Polres Malang tengah mengembangkan penyelidikan terkait kemungkinan keterlibatan MDS dalam jaringan curanmor lintas wilayah.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kami menduga ada indikasi keterkaitan dengan jaringan curanmor antarwilayah. Masih kami dalami, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang berperan sebagai penadah atau penghubung,” ujar Bambang.

Sebagai tindak lanjut, polisi juga menelusuri apakah motor curian tersebut sudah sempat berpindah tangan sebelum berhasil diamankan.

Atas perbuatannya, MDS dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya tidak main-main, mencapai tujuh tahun penjara.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru