RSUDMA Sumenep Buka Layanan Urologi, Warga Tak Perlu Lagi ke Surabaya

Selasa, 30 September 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas RSUDMA Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Aktifitas RSUDMA Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Jawa Timur, terus berbenah untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Terbaru, rumah sakit milik pemerintah daerah ini resmi menghadirkan layanan medis baru di bidang urologi, sebuah terobosan yang dinilai menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama pasien dari wilayah kepulauan.

Selama ini, banyak penderita gangguan saluran kemih atau sistem reproduksi pria harus menempuh perjalanan jauh hingga ke Surabaya hanya untuk mendapatkan perawatan. Kondisi itu tentu menjadi beban tambahan, baik dari sisi biaya maupun waktu.

“Banyak pasien kami yang harus dirujuk keluar daerah, bahkan sampai ke rumah sakit besar di Surabaya. Ini sangat menyulitkan, terlebih bagi warga kepulauan yang harus menanggung ongkos perjalanan. Dengan adanya layanan urologi di sini, proses perawatan bisa dilakukan lebih cepat, efisien, dan terjangkau,” ujar Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati. Selasa (30/25)

Layanan urologi RSUDMA dijadwalkan setiap Jumat dan Sabtu, ditangani langsung oleh dr. Yufi Aulia Azmi, seorang dokter spesialis urologi. Bentuk layanan yang tersedia mulai dari konsultasi, pemeriksaan, hingga tindakan medis lanjutan sesuai kebutuhan pasien.

Menurut dr. Erliyati, pembukaan poli urologi ini merupakan bagian dari komitmen RSUDMA untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan spesialis yang lengkap di daerah.

“Kami ingin rumah sakit ini tidak hanya menjadi andalan masyarakat Sumenep, tetapi juga menjadi rujukan utama bagi seluruh warga Madura,” paparnya.

Sebagai informasi, urologi merupakan cabang kedokteran yang fokus pada sistem saluran kemih pria maupun wanita, serta sistem reproduksi pria. Berbagai penyakit yang ditangani di antaranya batu ginjal, infeksi saluran kemih, pembesaran prostat, inkontinensia (kesulitan menahan kencing), hingga masalah kesuburan pria.

Kehadiran layanan urologi di RSUDMA diyakini mampu menjadi angin segar bagi masyarakat Sumenep. Terutama bagi warga kepulauan yang selama ini sering terhambat akses layanan spesialis akibat faktor jarak dan biaya. Kini, mereka tidak perlu lagi menunggu lama atau melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Dengan langkah ini, RSUDMA Sumenep semakin memantapkan posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional di Madura, sekaligus memperkuat misi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah
IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:07 WIB

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Berita Terbaru