Logo Alumni Pesantren Nurul Jadid Gilang Bluto Sumenep Diresmikan

Minggu, 28 September 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Alumni Yayasan Pesantren Nurul Jadid Gilang Bluto Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Logo Alumni Yayasan Pesantren Nurul Jadid Gilang Bluto Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ketua Yayasan Pesantren Nurul Jadid Gilang, Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara resmi meluncurkan logo alumni dalam sebuah acara pertemuan rutin setiap bulan.

Pada sambutannya, Ketua Yayasan Nurul Jadid, Al-Muhsi, menyampaikan bahwa logo baru ini dimaksudkan sebagai wadah bersama yang mengikat memori, nilai pendidikan pesantren, dan komitmen alumni terhadap pengembangan lembaga serta pengabdian sosial.

“Logo ini adalah identitas kita, jembatan antara tradisi ilmu dan tantangan masa depan,” ujarnya. Minggu (28/25)

Tim desain, lanjut dia, memperkenalkan unsur-unsur visual logo yang membawa makna tersendiri: bentuk geometris yang merefer ke mashaf atau kitab, warna yang mengandung pesan spiritual dan kebangsaan, serta motif lokal yang menghormati kearifan budaya setempat.

“Dengan identitas resmi, kolaborasi alumni dengan pesantren dan komunitas lokal menjadi lebih terstruktur.” tegasnya.

“Setiap garis, warna, dan simbol dalam logo ini menyimpan doa sekaligus tanggung jawab. Ia menjadi wajah kita di mata publik dan penanda bahwa alumni memiliki peran nyata bagi pesantren dan bangsa,” tukasnya.

Berikut filosofi logo:

Keilmuan Atau Kesantrian
Unsur hijau dan menyerupai lembaran kertas mencerminkan kitab, ilmu, dan tradisi keilmuan pesantren. Warna hijau identik dengan kesucian, kedamaian, dan keberkahan, sekaligus menegaskan identitas santri yang senantiasa berpegang pada nilai-nilai keislaman.

Ikatan
Simbol berbentuk lingkaran yang saling terhubung melambangkan persaudaraan, kebersamaan, dan kekompakan antaralumni. Bentuknya menyerupai orang yang bergandengan, menegaskan bahwa ikatan alumni adalah wadah silaturahmi yang kokoh, saling menopang, dan tidak terputus meskipun berada di tempat yang berbeda.
Warna

Hijau dan Kuning
Kemadrasahan
Dua tangan terbuka melambangkan madrasah sebagai tempat menimba ilmu dan pengasuhan. Tangan tersebut memberi makna pengayoman, dukungan, dan wadah yang menampung para santri maupun alumni, sehingga mereka tumbuh dengan nilai moral, spiritual, dan sosial yang kuat.

Hijau
Simbol kesejukan, pertumbuhan, kedamaian, dan keberkahan ilmu.

Kuning
Melambangkan kejayaan, semangat, dan optimisme alumni dalam mengabdi dan berkarya.

Perpaduan warna lain
Menjadi representasi bahwa alumni/santri datang dari latar belakang yang beragam, namun tetap bersatu dalam satu naungan besar, yaitu Yayasan Pesantren Nurul Jadid.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah
IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:07 WIB

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Berita Terbaru