MALANG, Garuda Jatim — Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, selama masa angkutan Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan tajam. Dalam periode 11 hingga 24 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 115.605 orang, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan balik.
Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa tingginya angka tersebut didominasi oleh aktivitas di Stasiun Malang sebagai simpul utama transportasi.
“Stasiun ini mencatat volume penumpang sebesar 97.509 orang, sementara stasiun lain seperti Kepanjen, Malang Kota Lama, Lawang, dan Sumberpucung turut mengalami peningkatan signifika,” ujarnya. Selasa (24/3/26)
Hingga saat ini, arus balik diprediksi mencapai puncaknya. Hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 9.351 penumpang tercatat akan dilayani di berbagai stasiun di Malang Raya. Dari jumlah itu, 5.503 penumpang merupakan kedatangan dan 3.848 lainnya adalah keberangkatan.
Mahendro menyebut, dominasi angka kedatangan mencerminkan tingginya arus balik masyarakat yang kembali ke wilayah Malang usai merayakan Lebaran di kampung halaman.
Di sisi lain, tingkat okupansi tiket kereta api jarak jauh juga terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, penjualan tiket telah mencapai 83.687 lembar atau sekitar 61 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang tersedia.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya juga menghadirkan sejumlah program untuk mendukung perjalanan masyarakat. Di antaranya diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial yang telah terserap hingga 84 persen.
Selain itu, melalui program “Tabur Berkah Hari Raya”, KAI menawarkan promo tarif parsial khusus untuk rute Malang–Yogyakarta dengan periode keberangkatan hingga 30 Maret 2026. Masih tersedia sekitar 2.143 kursi kelas eksekutif yang dapat dimanfaatkan oleh calon penumpang.
KAI mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun guna menghindari kepadatan serta memastikan tidak tertinggal kereta. Penumpang juga diminta tetap waspada terhadap barang bawaan demi menjaga keamanan selama perjalanan di tengah tingginya arus balik Lebaran tahun ini.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











