Mudik Gratis Sumenep 2026 Dimulai, Ratusan Perantau Jakarta dan Ribuan Warga Kepulauan Pulang Kampung

Senin, 16 Maret 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat melepas rombongan mudik gratis (Istimewa - garudajatim.com)

i

Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat melepas rombongan mudik gratis (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Gelombang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai terasa dengan dilepasnya ratusan perantau asal daerah tersebut dari Jakarta melalui program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pelepasan rombongan pemudik dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, yang mewakili Bupati Sumenep.

Pemerintah memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan tertib serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para peserta mudik.

Sebanyak delapan unit bus diberangkatkan dari Jakarta dengan membawa 390 pemudik yang mayoritas merupakan perantau asal Sumenep. Mereka tampak antusias memanfaatkan fasilitas transportasi gratis yang disediakan pemerintah daerah untuk kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Achmad Dzulkarnain mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya para perantau yang selama ini bekerja di luar daerah dan ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian kepada warga, terutama mereka yang berasal dari wilayah kepulauan,” ujarnya. Senin (16/3/26)

Ia menambahkan, pelaksanaan mudik tahun ini tidak hanya mengandalkan transportasi darat melalui bus dari Jakarta, tetapi juga didukung layanan transportasi laut untuk menjangkau berbagai wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Di sektor transportasi laut, sejumlah kapal penumpang mulai beroperasi mengangkut masyarakat menuju pulau-pulau tujuan. KM Express Bahari 9C diberangkatkan menuju Pulau Kangean dengan membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi.

Sementara itu, KM Sabuk Nusantara 91 melayani rute Kangean–Sapeken dengan jumlah penumpang mencapai 156 orang. Selain itu, KMP Dharma Kartika mengangkut 309 penumpang yang menuju rute Raas–Jangkar.

Seluruh proses keberangkatan kapal berlangsung tertib dengan pengawasan petugas pelabuhan guna memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi. Para penumpang juga diimbau untuk mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan laut.

Berdasarkan data Disperkimhub Sumenep, sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, jumlah penumpang tujuan kepulauan terus meningkat. Tercatat sebanyak 2.039 penumpang menuju Pulau Kangean, 637 orang menuju Pulau Raas, 412 orang ke Masalembu, 280 orang ke Sapeken, 600 orang ke Sapudi, serta 155 orang menuju Jangkar.

Pada Minggu, 15 Maret 2026, kapal yang melayani rute menuju Pulau Sapudi mengangkut 136 penumpang dewasa dan empat bayi.

Zul sapaan akrabnya menyatakan, bahwa tingginya jumlah pemudik yang memanfaatkan layanan ini menunjukkan bahwa program Mudik Gratis sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi beban biaya perjalanan yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.

Selain itu, program ini juga menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan sistem transportasi mudik yang lebih tertata dan aman, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan selama perjalanan.

Situasi di pelabuhan dan titik keberangkatan bus terpantau aman dan lancar. Aparat serta petugas transportasi terus melakukan pemantauan untuk memastikan arus mudik berjalan kondusif hingga para pemudik tiba di kampung halaman.

Bagi para perantau, program Mudik Gratis Sumenep 2026 tidak sekadar memfasilitasi perjalanan pulang, tetapi juga menjadi simbol kuatnya perhatian pemerintah daerah dalam menjaga ikatan sosial masyarakat agar tetap terhubung dengan keluarga di kampung halaman.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru