SUMENEP, Garuda Jatim — Pantai Slopeng menjadi arena kompetisi ketika Turnamen Voli Pantai Sumenep 2026 resmi bergulir, mempertemukan semangat olahraga dengan potensi pariwisata daerah
Turnamen itu dibuka langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pengembangan olahraga dapat ditempatkan sebagai bagian dari strategi menghidupkan destinasi wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, geliat olahraga di ruang terbuka seperti Pantai Slopeng memiliki nilai lebih. Pertandingan tidak hanya menjadi panggung bagi atlet untuk berkompetisi, tetapi juga berpotensi menghadirkan arus kunjungan masyarakat ke kawasan wisata.
Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan instansi terkait turut hadir dalam pembukaan.
Dukungan tersebut memperlihatkan adanya perhatian lintas sektor terhadap pengembangan kegiatan olahraga sekaligus pemanfaatan ruang publik dan destinasi wisata daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Fauzi mengapresiasi panitia pelaksana serta seluruh sponsor yang telah mengambil bagian dalam penyelenggaraan turnamen.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kompetisi olahraga tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh sponsor yang telah mendukung turnamen ini. Semoga kegiatan berlangsung lancar dan menjadi ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Bupati Fauzi. Senin (2/11/36)
Ia mendorong Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep agar tidak berhenti pada satu agenda kompetisi.
Menurutnya, semakin banyak turnamen yang digelar, semakin besar pula ruang bagi atlet daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengasah kemampuan.
Dorongan itu sekaligus diarahkan agar ekosistem olahraga di Sumenep tidak hanya hidup ketika ada momentum tertentu, tetapi tumbuh melalui agenda kompetisi yang berkelanjutan.
“Saya berharap ke depan semakin banyak turnamen yang digelar. Tidak hanya voli pantai, tetapi juga berbagai kategori pertandingan lainnya agar perkembangan olahraga di Sumenep semakin terbuka,” tegasnya.
Selain menjadi lokasi pembukaan turnamen, Pantai Slopeng juga mencatat momentum penting dengan dilakukannya serah terima lapangan voli pantai dari PT Transgroup kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Fasilitas tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai infrastruktur pendukung turnamen. Keberadaannya menjadi modal baru untuk membuka ruang latihan, pertandingan dan aktivitas olahraga masyarakat secara lebih berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Voli Pantai Sumenep 2026, Anas Wahyudi, memastikan pertandingan langsung dilaksanakan setelah seremoni pembukaan.
Seluruh rangkaian pertandingan telah disiapkan panitia sesuai jadwal. Kompetisi diharapkan tidak sekadar menghasilkan persaingan olahraga yang menarik, tetapi juga menciptakan efek lanjutan bagi kawasan Pantai Slopeng.
Anas menyebut peningkatan kunjungan wisata menjadi salah satu sasaran yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Setelah dibuka Bapak Bupati, seluruh pertandingan langsung kami gelar sesuai jadwal. Kami berharap turnamen ini juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD dari sektor pariwisata Pantai Slopeng,” ungkap Anas.
Target tersebut membuat turnamen voli pantai memiliki dimensi yang lebih luas. Ketika pertandingan mampu menarik penonton dari berbagai wilayah, maka peluang perputaran ekonomi di sekitar destinasi wisata ikut terbuka, mulai dari usaha kuliner, pedagang, jasa hingga sektor pendukung lainnya.
Turnamen Voli Pantai Sumenep 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara di atas pasir. Lebih jauh, ajang tersebut menjadi upaya mempertemukan prestasi olahraga dengan geliat pariwisata, sekaligus menguji sejauh mana sebuah event dapat menghidupkan destinasi dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pantai Slopeng pun memiliki kesempatan untuk membangun wajah baru: bukan sekadar tempat berwisata, tetapi juga ruang publik yang aktif, kompetitif dan produktif melalui kegiatan olahraga.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











