Bukan Sekadar Cenderamata, Kemenpar RI Titip Pesan Besar untuk Bupati Sumenep Lewat Festival Tong-Tong KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima cenderamata dari Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Eni Komiarti (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima cenderamata dari Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Eni Komiarti (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Cenderamata kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai simbol pengakuan nasional terhadap Sumenep, Jawa Timur, yang berhasil mengubah warisan budaya menjadi magnet pariwisata dan ekonomi kreatif.

Bukan sekadar simbol penghormatan, momen tersebut menjadi penanda bahwa kebudayaan Sumenep mulai mendapat tempat semakin kuat dalam peta pariwisata nasional.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima cenderamata dari Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Eni Komiarti, saat Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong se-Madura KEN 2026 di depan Masjid Jamik Sumenep.

Cenderamata itu diberikan ketika Sumenep tengah merayakan Hari Jadi ke-757. Di saat yang sama, ribuan masyarakat dan wisatawan menyaksikan parade musik tong-tong yang kembali membawa nama Madura ke panggung Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Yang membuat momentum tersebut semakin berarti, Festival Musik Tong-Tong Sumenep pada 2026 kembali masuk KEN untuk kedua kalinya. Festival ini menjadi salah satu dari 125 event yang terpilih secara nasional, dengan 11 event di antaranya berasal dari Jawa Timur.

Dengan demikian, cenderamata yang diterima Cak Fauzi bukan berdiri sendiri. Ada pesan lebih besar di baliknya, ketika budaya dirawat dengan kreativitas dan dikemas menjadi event berkualitas, warisan lokal dapat berubah menjadi kekuatan promosi pariwisata.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata yang terus memberikan ruang bagi Festival Musik Tong-Tong untuk tampil di panggung nasional.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para seniman dan pelaku budaya di Sumenep yang terus berkomitmen melestarikan kesenian daerah. Terima kasih juga kepada Kementerian Pariwisata RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumenep,” ujar Cak Fauzi. Minggu (18/10/26)

Menurutnya, musik tong-tong tidak boleh dipandang hanya sebagai tontonan tahunan. Di dalamnya terdapat identitas, sejarah dan karakter masyarakat Madura yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Festival Musik Tong-Tong bukan sekadar hiburan, tetapi identitas dan jati diri masyarakat Sumenep serta Madura,” sambungnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong agar kesenian tersebut berkembang tanpa kehilangan karakter aslinya. Kreativitas dalam aransemen dan penyajian diperlukan agar musik tong-tong tetap relevan, terutama bagi generasi muda.

Cak Fauzi menilai, semakin kuat sebuah festival budaya, semakin besar pula peluang sektor lain ikut bergerak. Wisatawan datang, hotel dan restoran mendapat dampak, UMKM memperoleh pasar, sementara para seniman memiliki ruang untuk menunjukkan kreativitasnya.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang, menjadi kebanggaan masyarakat Madura, sekaligus membawa manfaat bagi kemajuan pariwisata dan perekonomian daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Kementerian Pariwisata RI, Eni Komiarti, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemkab Sumenep, khususnya Disbudporapar, dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya.

Menurut Eni, Festival Musik Tong-Tong mempunyai nilai lebih karena tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga mempertemukan banyak pelaku ekonomi dalam satu ekosistem event.

“Atas nama Kementerian Pariwisata, kami merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Disbudporapar, yang terus berupaya mengembangkan potensi pariwisata melalui kegiatan berbasis budaya,” tegas Eni.

Ia menyatakan bahwa festival semacam itu memberikan ruang kepada seniman untuk menunjukkan kreativitas sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan pekerja sektor pariwisata.

“Melalui penyelenggaraan ini, kita tidak hanya menyelenggarakan festival seni saja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja kreatif dan turut melibatkan banyak pelaku seni dan UMKM serta pekerja pariwisata yang terlibat,” jelasnya.

Bagi Kementerian Pariwisata, pola semacam inilah yang membuat sebuah festival daerah memiliki nilai strategis. Budaya tidak berhenti menjadi tontonan, tetapi dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus media promosi destinasi.

Eni berharap penyelenggaraan Festival Musik Tong-Tong terus ditingkatkan sehingga dampaknya semakin luas terhadap promosi pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Festival seperti ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga mendorong keterlibatan UMKM dan mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan,” tandasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JJS DPRD, Bupati Fauzi: Beda Politik Boleh, Tapi Sumenep Tak Boleh Terpecah
Dari Arya Wiraraja ke Masa Depan Sumenep, Bupati Fauzi Tekankan Persatuan sebagai Kekuatan Pembangunan
Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Bukan Sekadar Cenderamata, Kemenpar RI Titip Pesan Besar untuk Bupati Sumenep Lewat Festival Tong-Tong KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:15 WIB

JJS DPRD, Bupati Fauzi: Beda Politik Boleh, Tapi Sumenep Tak Boleh Terpecah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dari Arya Wiraraja ke Masa Depan Sumenep, Bupati Fauzi Tekankan Persatuan sebagai Kekuatan Pembangunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Berita Terbaru