129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, saat melantik 129 Kepala Sekolah (Istimewa - garudajatim.com)

i

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, saat melantik 129 Kepala Sekolah (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Wakil Bupati Sumenep, Jawa Timur, Imam Hasyim, mengingatkan agar kemajuan tersebut tidak membuat pendidikan kehilangan ruh utamanya, yakni membentuk manusia yang berkarakter, berakhlak dan memiliki tanggung jawab sosial.

Pesan itu disampaikan Imam Hasyim kepada para kepala sekolah yang baru menerima amanah memimpin satuan pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Menurut Imam Hasyim, teknologi memang mampu membuka akses pengetahuan secara luas sekaligus membuat proses pembelajaran lebih efektif, kreatif dan inovatif. Tetapi, kecanggihan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai moral.

“Kemajuan teknologi memang memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran agar lebih efektif, kreatif, dan inovatif. Tapi, itu harus diimbangi dengan pendidikan karakter untuk membentuk generasi dengan akhlak baik,” katanya. Jumat (16/10/26)

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 129 kepala sekolah di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 kepala Taman Kanak-Kanak (TK), 107 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 19 kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) resmi mendapat mandat untuk memimpin dan mengembangkan satuan pendidikan masing-masing.

Bag politisi PKB itu, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan struktural di lingkungan pendidikan. Di balik amanah itu terdapat tanggung jawab besar untuk menentukan arah pembentukan generasi Sumenep di tengah perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat.

Ia menilai kepala sekolah mempunyai posisi strategis karena tidak hanya bertanggung jawab terhadap tata kelola sekolah dan capaian akademik, tetapi juga menjadi salah satu figur penting dalam membangun budaya pendidikan yang membentuk perilaku peserta didik.

“Kepala sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan sikap disiplin, kejujuran, sopan santun, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Imam Hasyim.

Di tengah derasnya arus digital, tantangan pendidikan menurut Imam tidak lagi sebatas bagaimana meningkatkan kemampuan akademik siswa.

Anak-anak kini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi, sehingga sekolah dituntut mampu memberikan pendampingan agar teknologi digunakan sebagai instrumen pembelajaran dan pengembangan diri, bukan justru menjadi ruang yang menggerus nilai-nilai kehidupan.

Karena itu, kepala sekolah harus mampu menjadi teladan bagi guru maupun peserta didik. Keteladanan tersebut dinilai penting karena pendidikan karakter tidak cukup disampaikan melalui teori, tetapi harus dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sekolah.

“Pendidikan bukan hanya tentang bagaimana peserta didik memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi bagaimana membentuk pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab,” terangnya.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak semata-mata dapat diukur dari angka rapor maupun prestasi akademik. Lebih jauh, sekolah diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang memiliki kecakapan intelektual sekaligus kematangan sikap dan moral.

Imam menambahkan, perkembangan teknologi pada dasarnya bukan sesuatu yang harus dihindari dalam dunia pendidikan. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi kekuatan baru untuk memperluas wawasan, memperkaya metode pembelajaran dan membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.

“Teknologi tidak hanya berperan sebagai sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga alat pendukung untuk memfasilitasi pengembangan potensi serta kreativitas generasi muda secara positif,” tuturnya.

Karena itu, kepala sekolah bersama jajaran guru dituntut mampu membaca perubahan zaman sekaligus tetap menjaga fondasi pendidikan. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi harus berjalan beriringan dengan kemampuan membangun lingkungan sekolah yang sehat, disiplin dan sarat nilai moral.

Lebih jauh ia menyatakan tugas tersebut juga tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Pendidikan karakter membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga dan masyarakat sebagai lingkungan terdekat peserta didik.

“Kepala sekolah bersama para guru hendaknya memperkuat sinergi dengan orang tua dan masyarakat dalam mendidik serta membimbing anak-anak, supaya pembentukan karakter berlangsung secara berkesinambungan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Bupati Sumenep Jadikan Literasi Senjata Pelajar Hadapi Banjir Informasi Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru