Dari Arya Wiraraja ke Masa Depan Sumenep, Bupati Fauzi Tekankan Persatuan sebagai Kekuatan Pembangunan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat main musik tong-tong Hari Jadi Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat main musik tong-tong Hari Jadi Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Di tengah dentuman musik tong-tong dan semarak Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak cukup hanya dibangun melalui program pemerintah. Minggu (18/10/26)

Ada kekuatan sosial yang jauh lebih mendasar, yakni persatuan, gotong royong, dan kepedulian antarmasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat menghadiri Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 di depan Masjid Jamik Sumenep.

Momentum budaya itu sekaligus dimanfaatkan untuk mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep sebagai ruang memperkuat kebersamaan.

Bagi Fauzi, Hari Jadi Kabupaten Sumenep bukan sekadar agenda seremonial yang berulang setiap tahun. Lebih dari itu, peringatan hari jadi harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Hari jadi ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan membutuhkan fondasi sosial yang kuat. Karena itu, kebersamaan masyarakat menjadi modal penting agar berbagai agenda pembangunan dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan, tetapi menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah.

“Persatuan dan gotong royong merupakan modal utama untuk mendorong kemajuan daerah. Karena itu, kerukunan dan kepedulian sosial harus terus kita jaga,” ujarnya.

Fauzi menilai Sumenep memiliki kekayaan sosial dan budaya yang tidak dimiliki semua daerah. Wilayah daratan dan kepulauan dengan karakteristik masyarakat yang beragam menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Sumenep.

Keberagaman budaya, suku, karakter masyarakat hingga kondisi geografis tersebut, kata dia, harus dirawat sebagai kekuatan yang menyatukan, bukan justru menjadi sekat dalam kehidupan sosial.

“Perbedaan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Dengan persatuan dan gotong royong, kita bisa membangun Sumenep yang lebih maju dan sejahtera,” tegas Fauzi.

Ia mengajak masyarakat mengambil bagian dalam pembangunan sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Sebab, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat ikut terlibat di dalamnya.

“Kemajuan Sumenep membutuhkan partisipasi semua pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, pemuda, tokoh agama, dan dunia usaha,” sambungnya.

Lebih jauh Fauzi menyatakan kolaborasi lintas elemen menjadi kebutuhan penting dalam mempercepat kemajuan daerah. Pemerintah memiliki peran dalam menyiapkan kebijakan dan program, sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga, mengawal, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pelaksanaannya.

Di sisi lain, Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merawat tradisi dan memperkuat identitas budaya Sumenep di tengah derasnya perkembangan zaman.

Prosesi Arya Wiraraja membawa masyarakat kembali mengenali akar sejarah daerah, sementara musik tong-tong menjadi salah satu ekspresi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Madura.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, pelestarian budaya memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Identitas lokal yang kuat diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga menjadi energi sosial untuk membangun Sumenep secara bersama-sama.

Melalui peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep 2026, Fauzi berharap semangat persatuan yang tercipta dalam rangkaian kegiatan tersebut tidak berhenti ketika panggung festival berakhir.

Semangat tersebut, kata dia, harus dibawa ke ruang kehidupan masyarakat sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, desa, komunitas, hingga dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

“Kami berharap persatuan, kebersamaan, dan gotong royong semakin mengakar demi mewujudkan Kabupaten Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” tandas Fauzi.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JJS DPRD, Bupati Fauzi: Beda Politik Boleh, Tapi Sumenep Tak Boleh Terpecah
Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:15 WIB

JJS DPRD, Bupati Fauzi: Beda Politik Boleh, Tapi Sumenep Tak Boleh Terpecah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dari Arya Wiraraja ke Masa Depan Sumenep, Bupati Fauzi Tekankan Persatuan sebagai Kekuatan Pembangunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Berita Terbaru