DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui diruang kerjanya (Istimewa - garudajatim.com)

i

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui diruang kerjanya (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Langkah modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memasuki babak baru dan melangkah maju.

melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai mengakselerasi transformasi sektor pangan dengan menyiapkan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp1,9 miliar, sebagai upaya mempercepat mekanisasi pertanian sekaligus memperkuat posisi daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Program tersebut tidak sekadar menghadirkan bantuan alat bagi kelompok tani. Lebih dari itu, pengadaan alsintan menjadi strategi pemerintah untuk mengubah pola bertani konvensional menuju pertanian yang lebih modern, efisien, dan produktif.

Dengan dukungan teknologi, petani diharapkan mampu memangkas biaya produksi, mempercepat proses olah lahan hingga panen, serta meningkatkan hasil pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan berkurangnya tenaga kerja sektor pertanian.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Inaproc, anggaran pengadaan dibagi dalam dua paket, yakni Rp525 juta pada paket pertama dan Rp1,452 miliar pada paket kedua. Seluruh proses pengadaan kini tengah berjalan melalui mekanisme e-katalog sesuai regulasi pemerintah.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk investasi pemerintah daerah terhadap masa depan pertanian, bukan sekadar pengadaan barang.

“Anggaran sekitar Rp1,9 miliar ini digunakan untuk membeli alat dan mesin pertanian yang selanjutnya akan kami hibahkan kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Sumenep,” ujar Chainur Rasyid. Kamis (16/7/26).

Pria yang akrab disapa Inung itu menjelaskan, seluruh bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan yang diajukan masyarakat melalui aspirasi anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

Dengan pola tersebut, pemerintah berharap alsintan benar-benar diterima kelompok tani yang membutuhkan dan mampu dimanfaatkan secara optimal.

Ia menambahkan, saat ini tahapan pengadaan telah berlangsung dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Jika tidak ada kendala, lanjut dia, seluruh alsintan akan mulai diserahkan kepada kelompok tani penerima pada Agustus 2026 agar dapat segera dimanfaatkan menghadapi musim tanam berikutnya.

“Saat ini sudah memasuki tahap pengadaan dan kami menargetkan bantuan ini bisa disalurkan kepada para calon penerima pada Agustus 2026,” tegasnya.

Ia menyatakan pengadaan alsintan ini juga menjadi bagian dari langkah jangka panjang DKPP dalam mempercepat mekanisasi pertanian di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.

“Dengan semakin banyak kelompok tani yang memanfaatkan teknologi, kami optimistis produktivitas lahan akan meningkat, waktu kerja petani menjadi lebih efisien, dan daya saing sektor pertanian Sumenep semakin kuat,” imbuhnya.

Di tengah tuntutan peningkatan produksi pangan nasional, investasi pada teknologi pertanian dinilai menjadi pilihan strategis.

“Karena itu, bantuan alsintan senilai hampir Rp2 miliar tersebut bukan hanya soal pengadaan alat, tetapi juga menjadi simbol perubahan menuju pertanian Sumenep yang lebih modern, tangguh, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Harkopnas ke-79 Jadi Titik Balik Ekonomi Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Koperasi Naik Kelas sebagai Mesin Pertumbuhan Daerah
Keraton Sumenep Tak Lagi Menunggu Wisatawan, Kini Bergerak Menjemput Dunia
Punya KTP Madura? Saatnya Staycation dan Kuliner Lebih Hemat di MYZE Hotel Sumenep by Artotel
Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Ruang Tempa Karakter Santri, Ponpes Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bangun Generasi Berjiwa Pemimpin
Batik Sumenep Racik Warisan Leluhur Menjadi Ikon Fesyen Berdaya Saing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Senin, 13 Juli 2026 - 18:57 WIB

Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 18:21 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 18:09 WIB

Harkopnas ke-79 Jadi Titik Balik Ekonomi Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Koperasi Naik Kelas sebagai Mesin Pertumbuhan Daerah

Berita Terbaru

Bupati H. Achmad Fauzi Wongsojudo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, saat melakukan sidak ke SMP Negeri 1 Sumenep dalam rangka kegiatan MPLS ( Za - garudajati.com)

Berita

Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS

Senin, 13 Jul 2026 - 18:57 WIB