Batik Sumenep Racik Warisan Leluhur Menjadi Ikon Fesyen Berdaya Saing

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batik Sumenep saat di pameran (Za - garudajatim.com)

i

Batik Sumenep saat di pameran (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Batik khas Sumenep, Jawa Timur, kini bertransformasi menjadi identitas budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Di tengah persaingan industri fesyen nasional, Batik khas Sumenep hadir dengan semangat mengangkat warisan leluhur melalui sentuhan inovasi, sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas tanpa menghilangkan kekhasan motif Madura.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya.

Dengan memadukan kualitas, kreativitas, dan pemasaran modern, batik khas Sumenep perlahan menegaskan posisinya sebagai produk unggulan daerah yang memiliki daya saing sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.

Owner A-Batik Sumenep, Sufriadi, mengatakan bahwa batik bukan hanya produk sandang, melainkan representasi jati diri dan kekayaan budaya yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Setiap motif batik Sumenep memiliki filosofi yang lahir dari sejarah dan kearifan lokal. Karena itu, kami terus berinovasi agar batik tetap diminati semua kalangan, terutama anak muda, tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi ruhnya,” ujarnya. Rabu (8/7/26)

Menurutnya, pelaku UMKM batik saat ini dituntut tidak hanya piawai memproduksi kain berkualitas, tetapi juga mampu membaca perkembangan pasar, memanfaatkan teknologi digital, dan menghadirkan desain yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

“Setiap lembar batik memiliki cerita. Kami ingin masyarakat membeli batik bukan hanya karena motifnya indah, tetapi juga karena memahami nilai budaya yang melekat di dalamnya. Karena itu, kami terus berinovasi dalam desain, kualitas bahan, hingga pemasaran digital agar batik Sumenep semakin dikenal luas,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sumenep, Faruq Hanafi, menyatakan bahwa batik merupakan salah satu aset budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah.

Pihaknya menegaskan, Disbudpar akan terus memperkuat promosi, pembinaan, serta membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan desainer agar batik khas Sumenep semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

“Harapan kami, batik Sumenep tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi mampu menjadi ikon budaya yang memberikan dampak ekonomi bagi para perajin dan memperkuat citra Kabupaten Sumenep sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah, batik Sumenep kini memasuki babak baru.

“Tidak sekadar bertahan sebagai warisan budaya, tetapi berkembang menjadi industri kreatif yang menjanjikan, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus membawa nama Sumenep semakin diperhitungkan di panggung fesyen Indonesia,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Ruang Tempa Karakter Santri, Ponpes Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bangun Generasi Berjiwa Pemimpin
Tahun Ajaran Baru 2026, Disdik Sumenep Wajibkan Program Diniyah di Seluruh Sekolah Negeri
MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sambut General Manager Baru, Perkuat Komitmen Hadirkan Pelayanan Terbaik
Akhir Pekan Makin Seru, Little Chef Ajak Anak Berkreasi Di SAE Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep 
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin dan Tutup Permanen Lima Usaha THM Diduga Langgar Perizinan
Pekan Seni Madura X Resmi Dibuka, Sanggar Lentera UPI Sumenep Nyalakan Kembali Bara Kesenian Lewat Sastra dan Kolaborasi
Lomba Make Up Ibu Meriahkan Haflatul Imtihan Nurul Jadid Gilang, Bukti Pendidikan Dimulai dari Peran Keluarga
Perkuat Posisi dalam Proyek Strategis Nasional, Bappeda Sumenep Matangkan Data Pembangunan Berbasis Akurasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:24 WIB

Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Ruang Tempa Karakter Santri, Ponpes Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bangun Generasi Berjiwa Pemimpin

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:28 WIB

Batik Sumenep Racik Warisan Leluhur Menjadi Ikon Fesyen Berdaya Saing

Senin, 6 Juli 2026 - 20:49 WIB

Tahun Ajaran Baru 2026, Disdik Sumenep Wajibkan Program Diniyah di Seluruh Sekolah Negeri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:20 WIB

MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sambut General Manager Baru, Perkuat Komitmen Hadirkan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:05 WIB

Akhir Pekan Makin Seru, Little Chef Ajak Anak Berkreasi Di SAE Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep 

Berita Terbaru