Pengusaha Rokok Lokal Jadi Penopang Kesejahteraan Petani Tembakau di Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto buruh tembakau di pabrik (Istimewa - garudajatim.com)

i

Foto buruh tembakau di pabrik (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Kehadiran pengusaha rokok lokal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dinilai membawa dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani tembakau.

Tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga, para pengusaha rokok lokal juga membuka kepastian pasar bagi hasil panen petani di tengah ketidakpastian sektor pertanian.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri rokok lokal di Sumenep berkembang cukup pesat dan menjadi salah satu penyangga ekonomi masyarakat desa. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para petani tembakau yang kini lebih mudah menjual hasil panennya dengan harga yang dianggap layak.

Salah seorang petani tembakau asal Desa Bringin, Kecamatan Dasuk, Rasit, mengaku keberadaan pengusaha rokok lokal telah mengubah kondisi ekonomi keluarganya secara perlahan.

Menurutnya, para pengusaha rokok secara konsisten membeli tembakau petani sehingga harga di tingkat bawah menjadi lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dulu harga tembakau sering tidak menentu. Saat panen raya malah kadang jatuh. Sekarang petani lebih tenang karena ada pengusaha rokok lokal yang membeli dengan harga yang layak,” katanya. Selasa (19/5/26).

Ia menyatakan, stabilitas harga tersebut memberikan dampak nyata terhadap kehidupan para petani. Bahkan, dirinya mengaku mampu melunasi utang lama hingga membeli lahan sendiri dari hasil bertani tembakau selama beberapa musim terakhir.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa melunasi hutang-hutang yang dulu membebani, bahkan bisa membeli lahan sendiri. Semua ini berkat perusahaan rokok lokal yang membeli tembakau kami dengan harga yang layak,” jelasnya.

Menurut Rasit, kehadiran pengusaha rokok lokal bukan hanya membantu petani secara individu, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa. Daya beli warga meningkat, aktivitas perdagangan kecil tumbuh, dan banyak tenaga kerja musiman ikut merasakan manfaat saat musim panen maupun proses produksi berlangsung.

Para petani juga semakin termotivasi meningkatkan kualitas tembakau agar memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar industri rokok lokal. Mereka kini lebih serius dalam proses penanaman, perawatan hingga pengeringan hasil panen.

Ia menilai, kondisi saat ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu ketika petani sering dihantui kerugian akibat minimnya pembeli dan anjloknya harga tembakau saat panen raya tiba.

“Sekarang petani merasa lebih tenang karena hasil panen memiliki kepastian pasar dan harga yang lebih stabil,” ungkapnya.

Dalam tiga tahun terakhir, harga tembakau di Kabupaten Sumenep disebut relatif stabil. Kondisi tersebut membuat pendapatan petani meningkat dan memberi harapan baru bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian tembakau.

Karena itu, pihaknya petani berharap pengusaha rokok lokal tetap bertahan dan terus berkembang di Kabupaten Sumenep agar mampu menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tembakau di masa mendatang.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru