Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran, Satgas PPA Desa Jadi Instrumen Utama Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, saat pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Istimewa - garudajatim.com)

i

Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, saat pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kian menegaskan perannya sebagai motor utama dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.

Melalui strategi berbasis desa, instansi ini mempercepat pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) sebagai ujung tombak layanan di tingkat akar rumput.

Langkah tersebut tidak sekadar program formalitas, melainkan bagian dari desain besar Dinsos P3A untuk membangun sistem perlindungan yang responsif, terintegrasi, dan mudah dijangkau masyarakat.

Pada tahun 2026, Dinsos P3A menargetkan pembentukan Satgas PPA di tujuh desa tambahan, sehingga totalnya mencapai 38 desa yang telah memiliki unit perlindungan aktif.

Kepala Dinsos P3A Sumenep, R. Rahman Riadi, menyampaikan bahwa penguatan Satgas PPA menjadi prioritas karena dinilai efektif dalam menjawab tantangan kasus kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan terdekat korban.

“Dinsos P3A tidak hanya bergerak di tataran kebijakan, tetapi memastikan implementasi nyata di lapangan. Satgas PPA desa kami dorong menjadi sistem deteksi dini sekaligus penanganan pertama terhadap persoalan perempuan dan anak,” ujarnya, Rabu (15/04/26).

Ia menjelaskan, keberadaan Satgas PPA dirancang sebagai perpanjangan tangan Dinsos P3A di desa. Dengan pendekatan ini, setiap potensi kekerasan dapat diidentifikasi lebih cepat, sementara korban mendapatkan pendampingan tanpa harus menunggu proses panjang di tingkat kabupaten.

Tak hanya fokus pada penanganan kasus, Dinsos P3A juga mengarahkan Satgas PPA untuk aktif dalam edukasi sosial. Sosialisasi tentang hak-hak perempuan dan anak, pencegahan kekerasan, hingga penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dari tugas satgas.

“Paradigma yang kami bangun adalah pencegahan. Penanganan itu penting, tetapi jauh lebih krusial adalah bagaimana kasus tidak terjadi. Di sinilah Satgas PPA memainkan peran strategis,” tegas Rahman.

Dinsos P3A juga memastikan setiap Satgas PPA mendapatkan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar berfungsi di tengah masyarakat.

Dengan penguatan kelembagaan ini, Dinsos P3A Sumenep optimistis mampu menciptakan sistem perlindungan yang lebih solid dan merata.

Desa tidak lagi menjadi titik lemah dalam penanganan kasus, melainkan berubah menjadi basis kekuatan dalam melindungi perempuan dan anak secara menyeluruh.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru