Kades Meddelan Sumenep Ancam Laporkan Ketua BUMDes Usai Disudutkan Soal Dana Proyek Kambing

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi dugaan proyek BUMDes Meddelan Sumenep memanas (Ris - garudajatim.com)

i

Foto ilustrasi dugaan proyek BUMDes Meddelan Sumenep memanas (Ris - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Polemik dugaan kejanggalan anggaran proyek pengadaan kambing BUMDes Meddelan kian memanas. Kepala Desa Meddelan, Moh. Harist, naik pitam setelah merasa disudutkan oleh pernyataan Ketua BUMDes yang mengklaim tidak mengetahui keberadaan dan alur dana proyek yang disinyalir bernilai ratusan juta rupiah tersebut.

Alih-alih membuka terang persoalan, pernyataan Ketua BUMDes justru menyeret nama kepala desa ke pusaran isu. Harist dengan nada tinggi membantah keras tudingan terselubung itu dan menegaskan tidak pernah memegang, mengelola, apalagi menahan uang BUMDes.

“Kalau saya terus dipojokkan, saya akan laporkan dia,” kata Harist saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp. Rabu (21/1/26)

Harist menilai, pernyataan Ketua BUMDes yang seolah melempar ketidaktahuan sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Menurutnya, pengelolaan keuangan BUMDes memiliki mekanisme dan struktur jelas yang sama sekali tidak berada di bawah kendali kepala desa.

“Saya tidak ikut campur urusan BUMDes. Silakan tanya ke Ketua BUMDes, kapan saya pernah memberi uang ke dia? Suruh datang ke saya, kapan saya ngasih uang?” jelasnya dengan nada kesal.

Ia menegaskan, bahwa jika dana BUMDes tidak berada di tangan Ketua, maka tanggung jawab sepenuhnya berada di internal BUMDes itu sendiri.

“Kalau uang tidak diserahkan ke Ketua, itu urusan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara BUMDes. Jangan dibawa-bawa ke saya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Harist mencium adanya kemungkinan narasi yang sengaja dibangun untuk mengaburkan persoalan sebenarnya. Ia menyebut bisa saja ada klaim sepihak yang menyatakan dana berada di kepala desa, semata untuk menutupi fakta di internal BUMDes.

“Bisa saja bendahara atau sekretaris bilang uangnya ada di kepala desa, supaya seolah-olah uang itu tidak dipinjam oleh Ketua BUMDes. Tapi bukan berarti uang itu ada pada saya,” imbuhnya.

Terkait pernyataan Ketua BUMDes yang menyebut pernah menanyakan dana BUMDes kepada kepala desa dan mendapat jawaban bahwa uang tersebut “masih belum keluar”, Harist kembali menantang agar klaim itu dibuktikan secara terbuka.

“Tanya ke Ketua BUMDes, kapan saya terima uang itu? Sudah ada struktur BUMDes, kok malah dilempar ke kepala desa. Tanya juga ke sekretaris dan bendaharanya,” ucapnya.

Harist menyatakan, secara administratif dan sistem keuangan, dana BUMDes memiliki rekening tersendiri yang terpisah dari keuangan desa.

“Itu rekening BUMDes, bukan rekening desa. Bendahara desa mentransfer ke rekening BUMDes. Mau diambil kapan, itu kewenangan BUMDes. Kok bisa uang itu dibilang ada di saya,” pungkasnya.(Ris/Di

Penulis : Ris

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB