Wabup Sumenep Dukung Kepemimpinan Baru Universitas PGRI: Kampus Harus Jadi Laboratorium Sosial

Senin, 29 September 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep, Imam Hasyim, (empat kiri) saat menghadiri pengukuhan Rektor Universitas PGRI Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Wabup Sumenep, Imam Hasyim, (empat kiri) saat menghadiri pengukuhan Rektor Universitas PGRI Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Jawa Timur, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar atas dilantiknya Rektor baru Universitas PGRI Sumenep periode 2025–2029.

Wabup Sumenep, Imam Hasyim, dalam sambutannya pada acara pengukuhan menekankan bahwa posisi rektor bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah moral untuk membawa dunia pendidikan di Sumenep naik kelas.

“Semoga kepemimpinan ini membawa Universitas PGRI Sumenep menuju kemajuan yang lebih gemilang. Seperti sabda Rasul, hidup hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, itulah manusia yang sebenarnya,” ujarnya. Senin (29/25)

Imam mengingatkan, bahwa Universitas PGRI Sumenep hasil peleburan STKIP dan Akademi Kesehatan memikul tanggung jawab ganda yaitu mencetak SDM unggul sekaligus menjadi pusat inovasi bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, perguruan tinggi bukan hanya institusi formal, tetapi juga ruang eksperimen sosial yang bisa melahirkan gagasan segar.

“Perguruan tinggi bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga laboratorium sosial, ruang lahirnya gagasan, serta arena dialog peradaban,” tegasnya.

Ia menitipkan sejumlah agenda penting bagi kepemimpinan baru, di antaranya pengembangan kurikulum adaptif sesuai kebutuhan zaman digital, penguatan riset aplikatif yang menyokong kebijakan pembangunan daerah, optimalisasi potensi lokal, mulai dari kelautan, perikanan, pariwisata, hingga budaya Sumenep, serta perluasan kolaborasi dengan dunia usaha, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Sumenep, Asmoni, menegaskan dirinya siap menjadikan jabatan yang diemban sebagai ladang pengabdian.

Ia menargetkan penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026 menembus lebih dari 1.200 orang. Selain itu, pihaknya akan mengoptimalkan mandat dari Kementerian Pendidikan untuk menyelenggarakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) khusus bagi guru-guru sekolah dasar di Madura.

“Dengan dukungan sivitas akademika, pengurus yayasan, pemerintah, dan masyarakat, kami ingin Universitas PGRI Sumenep semakin berkontribusi bagi bangsa, negara, dan daerah,” paparnya.

Kehadiran Universitas PGRI Sumenep dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di daerah.

“Dengan kepemimpinan baru yang mendapat restu dan dukungan pemerintah daerah, kampus ini diharapkan tidak hanya melahirkan sarjana, tetapi juga pemimpin muda yang siap menjawab tantangan global dengan akar lokal yang kuat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru