Universitas PGRI Sumenep Tambah Empat Prodi Baru, Perkuat Komitmen untuk Madura dan Masa Depan

Minggu, 3 Agustus 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus Universitas PGRI Sumenep (istimewa - garudajatim.com)

i

Kampus Universitas PGRI Sumenep (istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Tahun akademik 2025 ini, universitas yang belum lama ini beralih status dari STKIP PGRI menjadi Universitas PGRI Sumenep resmi membuka empat program studi (prodi) baru, seluruhnya telah terakreditasi oleh BAN-PT.

Keempat prodi tersebut adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ilmu Keolahragaan, Informatika, dan Sistem Informasi. Menariknya, prodi Sistem Informasi telah mengantongi akreditasi Baik sejak awal berdiri, menandai kesiapan kampus dalam menyajikan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Bukan sekadar ekspansi jumlah, kehadiran prodi-prodi baru ini mencerminkan semangat universitas untuk menghadirkan pendidikan yang relevan, aplikatif, dan kontekstual dengan kebutuhan zaman dan masyarakat lokal.

Ketua PPLP-PT PGRI Sumenep, H. Soenarjo, menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari transformasi berkelanjutan.

“Kami tidak sekadar menambah program studi, tetapi menambah harapan, menambah peluang masa depan anak-anak Madura. Universitas PGRI Sumenep hadir bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk menyiapkan SDM yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan akar budayanya,” ungkapnya. Minggu (3/25)

Dengan tambahan empat prodi ini, lanjut dia, total saat ini Universitas PGRI Sumenep memiliki sebelas program studi aktif.

“Universitas PGRI Sumenep kini tak hanya menjadi tempat kuliah, tapi pusat peradaban pendidikan baru di Madura, yang membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan kembali membangun daerahnya dengan ilmu dan integritas,” jelasnya.

“Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa kampus lokal pun mampu bersaing dan berinovasi menjadi harapan baru di tengah dinamika perubahan global yang kian cepat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru