Tongkang Kandas, Puluhan Ton CPO Cemari Pesisir Gili Iyang Sumenep

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tongkang pembawa puluhan ton minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) kandas di pulau Gili Iyang Sumenep (Ris - garudajatim.com)

i

Tongkang pembawa puluhan ton minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) kandas di pulau Gili Iyang Sumenep (Ris - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Laut biru Pulau Gili Iyang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berubah keruh dan licin. Puluhan ton minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) tumpah dari kapal tongkang dan mencemari pesisir Desa Banraas, Kecamatan Dungkek pada Kamis (22/1/26) kemarin.

Tumpahan minyak tersebut diketahui publik setelah video kondisi perairan tercemar beredar luas di media sosial, termasuk WhatsApp warga dan TikTok.

Dalam video itu, terlihat minyak berwarna kecokelatan menggenangi perairan dangkal hingga mencapai bibir pantai, memicu kekhawatiran warga akan kerusakan lingkungan laut.

Air laut di sekitar lokasi tampak keruh dan licin di sejumlah titik. Lapisan minyak mengapung di permukaan, menempel pada batu karang dan pasir pantai. Warga yang berada di sekitar lokasi merekam langsung kondisi pantai yang diduga tercemar akibat kebocoran muatan kapal tongkang pengangkut CPO.

Warga Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Moh Yusuf, membenarkan adanya tumpahan minyak tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi sejak Kamis pagi, setelah warga mengetahui kondisi laut yang tidak biasa.

“Benar, saya tahu pagi tadi. Minyaknya tumpah ke laut dan sampai ke pantai,” kata Yusuf kepada garudajatim.com. Jumat (23/1/26)

Yusuf mengaku tidak mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang ia terima dari warga sekitar, cuaca buruk diduga menjadi faktor utama kecelakaan kapal.

“Cuaca memang sedang buruk. Angin kencang dan ombak cukup tinggi. Tongkangnya kandas,” jelasnya.

Menurut Yusuf, kapal tongkang pengangkut CPO itu dilaporkan kandas di karang sekitar pukul 21.00 WIB pada Rabu (21/1/2026) malam. Insiden itu diduga terjadi setelah tali jangkar kapal putus, sehingga tongkang tidak mampu bertahan dari terjangan ombak.

“Kapalnya kandas sekitar jam sembilan malam. Karena terus dihantam angin kencang dan gelombang tinggi, kapal mengalami kebocoran dan minyaknya tumpah,” imbuhnya.

Akibat kondisi laut yang ekstrem, para anak buah kapal (ABK) tidak dapat segera turun dari kapal. Evakuasi baru bisa dilakukan pada Kamis pagi setelah gelombang mulai mereda.

“ABK baru bisa turun pagi tadi. Sebelumnya tidak memungkinkan karena ombak masih tinggi,” tambah Yusuf.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebocoran kapal maupun langkah penanganan pencemaran minyak di perairan Pulau Gili Iyang. Kondisi ini memicu kecemasan warga, terutama nelayan yang bergantung pada laut sebagai sumber penghidupan.

“Warga jelas khawatir. Kalau tidak segera ditangani, dampaknya bisa panjang,” pungkas Yusuf.(Ris/Di)

Penulis : Ris

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru