Tanpa Rekrutmen Baru 2026, 401 PNS Bakal Pensiun di Sumenep

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan, saat diwawancarai di ruang kerjanya (Istimewa - garudajatim.com)

i

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan, saat diwawancarai di ruang kerjanya (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Sebanyak 401 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipastikan akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2026. Jumlah ini menjadi sinyal perubahan besar dalam komposisi aparatur sipil di lingkungan pemerintah daerah.

Namun di tengah potensi kekosongan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memilih tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sebuah kebijakan yang menandai pergeseran arah pengelolaan SDM menuju efisiensi anggaran dan optimalisasi internal.

Gelombang pensiun ratusan PNS di Sumenep tahun ini tidak sekadar angka statistik, melainkan momentum krusial yang akan menguji daya tahan birokrasi. Tanpa tambahan pegawai baru, beban kerja aparatur yang tersisa dipastikan meningkat, terutama di sektor-sektor pelayanan dasar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan, mengatakan bahwa total PNS yang akan pensiun mencapai 401 orang dan tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

“Untuk tahun ini jumlah PNS yang akan pensiun sekitar 401 pegawai,” ujarnya. Rabu (8/4/26).

Menurutnya, kebijakan tidak dibukanya rekrutmen CPNS merupakan langkah yang diambil dengan mempertimbangkan regulasi keuangan daerah, khususnya dalam kerangka kebijakan HKPD yang menuntut efisiensi belanja pegawai.

“Untuk tahun ini tidak ada rekrutmen CPNS. Kemungkinan tahun berikutnya, namun tetap melihat ketentuan yang berlaku,” jelas Benny.

Sebagai konsekuensi dari kebijakan tersebut, Pemkab Sumenep mengandalkan strategi optimalisasi internal. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga kualitas layanan publik.

“Kami akan memaksimalkan SDM yang ada, baik ASN maupun PPPK,” tegasnya.

Di balik strategi ini, muncul tantangan yang tidak ringan. Pensiunnya ratusan pegawai berpengalaman berpotensi menggerus kapasitas institusional, terutama dalam aspek teknis dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Tanpa regenerasi yang seimbang, beban adaptasi akan bertumpu pada pegawai yang tersisa.

Meski demikian, Pemkab Sumenep memastikan seluruh PNS yang memasuki masa purna tugas tetap mendapatkan hak-haknya sesuai regulasi, termasuk jaminan pensiun dan administrasi kepegawaian.

Ke depan, tahun 2026 menjadi titik krusial bagi Sumenep. Tanpa rekrutmen baru, efektivitas birokrasi akan sangat ditentukan oleh kemampuan adaptasi, distribusi kerja yang tepat, serta konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan sumber daya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ledakan Permintaan, Makayasa Gaspol Ekspansi, 6.000 Lapangan Kerja Disiapkan dari Sumenep
Ledakan Antusias di Piala Bupati Sumenep 2026, 109 Klub Bola Volly Siap Adu Gengsi dan Ukir Prestasi
Empat Pejabat Strategis Dilantik, Pemkab Sumenep Pacu Reformasi Layanan Publik
Pasca Sidak, Siswa di Ganding Sumenep Tolak MBG, Dugaan Makanan Basi Bayangi Program Negara
DPRD Sumenep Kunci Pengawasan DAK 2026, Fokus Cegah Penyimpangan dan Jaga Mutu Infrastruktur
DPRD Sumenep Ketok Palu Tiga Raperda Strategis, Perkuat Peran Legislatif dalam Arah Kebijakan Ekonomi Daerah
Halal Bihalal PKDI Sumenep, Dari Tradisi Lebaran Menuju Konsolidasi Kekuatan Desa
TKA SMP Sumenep Berjalan Kondusif, Disdik Perketat Pengawasan Demi Jaga Integritas Ujian
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:55 WIB

Ledakan Permintaan, Makayasa Gaspol Ekspansi, 6.000 Lapangan Kerja Disiapkan dari Sumenep

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

Tanpa Rekrutmen Baru 2026, 401 PNS Bakal Pensiun di Sumenep

Rabu, 8 April 2026 - 14:01 WIB

Ledakan Antusias di Piala Bupati Sumenep 2026, 109 Klub Bola Volly Siap Adu Gengsi dan Ukir Prestasi

Rabu, 8 April 2026 - 13:19 WIB

Empat Pejabat Strategis Dilantik, Pemkab Sumenep Pacu Reformasi Layanan Publik

Selasa, 7 April 2026 - 21:33 WIB

Pasca Sidak, Siswa di Ganding Sumenep Tolak MBG, Dugaan Makanan Basi Bayangi Program Negara

Berita Terbaru