DPRD Sumenep Kunci Pengawasan DAK 2026, Fokus Cegah Penyimpangan dan Jaga Mutu Infrastruktur

Selasa, 7 April 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, saat menyampaikan tentang anggaran DAK (Istimewa - garudajatim.com)

i

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, saat menyampaikan tentang anggaran DAK (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memastikan akan mengunci pengawasan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 senilai sekitar Rp49 miliar.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus menjamin kualitas pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penguatan pengawasan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas kelembagaan, melainkan sebagai strategi serius dalam memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan memberi dampak nyata, khususnya pada sektor infrastruktur yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Ia menyebut, DPRD tidak ingin kecolongan dalam tahapan krusial, terutama pada proses perencanaan yang kerap menjadi titik rawan.

“Kami ingin memastikan tidak ada celah sejak awal. Pengawasan akan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Jadi bukan hanya administratif, tetapi juga menyentuh kualitas pekerjaan di lapangan,” ujarnya. Selasa (7/4/26)

Menurutnya, nilai anggaran yang besar harus diimbangi dengan kesiapan teknis yang matang dari organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menekankan pentingnya detail perencanaan dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis sebagai kunci keberhasilan program.

“Jangan sampai anggaran besar tapi hasilnya tidak maksimal. Semua harus sesuai standar, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari langkah pengawasan aktif, Komisi III akan mengintensifkan kunjungan lapangan hingga inspeksi mendadak (sidak) pada proyek-proyek yang didanai DAK. Langkah ini dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan tetap on track serta kualitas pembangunan terjaga.

“Kami akan turun langsung melihat kondisi riil di lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, akan langsung kami tindaklanjuti tanpa kompromi,” papar politisi PKB tersebut.

Tak hanya mengandalkan pengawasan internal, DPRD juga mendorong keterlibatan masyarakat sebagai pengawas partisipatif. Muhri menilai, laporan masyarakat memiliki peran strategis dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

“Pengawasan tidak bisa hanya dari DPRD. Kami butuh dukungan masyarakat. Jika ada temuan atau dugaan penyimpangan, silakan dilaporkan dan akan kami tindaklanjuti secara serius,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan OPD agar tidak terjebak pada target serapan anggaran semata. Menurutnya, keberhasilan program bukan diukur dari habisnya anggaran, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Orientasinya harus pada hasil. Infrastruktur yang dibangun harus berkualitas, tahan lama, dan benar-benar menjawab kebutuhan publik,” pungkasnya.

Dengan pengawasan yang diperketat dan melibatkan berbagai elemen, DPRD Sumenep berharap pelaksanaan DAK 2026 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pembangunan secara berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru