Sumenep Ukir Sejarah Baru di Fesyar Jatim 2025, Bawa Pulang Dua Penghargaan Bergengsi

Senin, 15 September 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim saat menerima dua penghargaan di ajang Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur (Istimewa - garudajatim.com)

i

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim saat menerima dua penghargaan di ajang Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kabupaten Sumenep kembali menancapkan namanya di panggung Jawa Timur dalam ajang Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Ballroom Masjid Al Akbar Surabaya.

Sumenep sukses memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Chainur Rasyid.

Dua prestasi yang dibawa pulang adalah:

– Sertifikat Kabupaten Konsisten dalam penerapan Rumah Potong Hewan (RPH) Halal serta Penjaminan Higiene Sanitasi (NKV) menuju standarisasi ketahanan pangan.

– Juara 3 Keuangan Syariah, bukti nyata komitmen Sumenep dalam menggerakkan ekosistem ekonomi berbasis syariah.

“Alhamdulillah, ini kebanggaan besar bagi Sumenep. Prestasi ini menegaskan bahwa kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga kualitas pangan halal dan memperkuat sistem keuangan syariah diakui di tingkat provinsi,” tegas Wabup Imam Hasyim. Senin (15/25)

“Gubernur menekankan agar seluruh produk makanan, minuman, hingga batik khas Jawa Timur mendapatkan sertifikat halal. Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar, terutama bagi Sumenep yang memiliki potensi luar biasa di sektor kuliner dan batik,” beber Imam Hasyim.

Menurutnya, langkah ini akan menjadi kunci daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan pasar, baik domestik maupun internasional.

“Sumenep siap mendorong produk-produk lokal agar bersertifikat halal, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Keberhasilan ini memperkuat identitas Sumenep sebagai daerah yang tak hanya kaya budaya dan pariwisata, tetapi juga motor penggerak ekonomi syariah dan ketahanan pangan halal di Jawa Timur.

Dengan torehan dua penghargaan di Fesyar Jatim 2025, pihaknya menyatakan sedang bergerak dalam jalur ganda, menjaga warisan tradisi, sekaligus menyiapkan masa depan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan bertumpu pada nilai-nilai halal serta syariah.

“Sumenep kini bukan sekadar destinasi budaya dan wisata, melainkan juga pusat lahirnya inovasi halal yang siap bersaing di level nasional bahkan global,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB