Sumenep Pilih Cinta Damai, Bupati: Moral dan Spritual Harus Tanam Dalam Hati Masyarakat

Selasa, 2 September 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan bantuan sosial kepada driver ojek online (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, saat memberikan bantuan sosial kepada driver ojek online (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ratusan driver ojek online menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur di Pendopo Agung Kraton.

Undangan tersebut dalam rangka doa bersama sebagai wujud kepedulian Pemkab dan masyarakat Sumenep terhadap bangsa sekaligus menguatkan semangat persaudaraan di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep juga hadir dalam acara tersebut.

“Acara ini, tidak lain untuk keselamatan bangsa dan bentuk kecintaan masyarakat terhadap tanah air Indonesia,” ujar Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo. Selasa (2/25)

Fauzi mengatakan, walau pihaknya berasal dari latar belakang yang berbeda dari profesi maupun keyakinan, hari ini pihaknya dipersatukan oleh doa.

“Karena saat negeri ini aman, tenteram, dan damai, maka masyarakat bisa hidup dengan penuh martabat,” jelasnya.

“Kegiatan ini kami adakan sebagai upaya moral sekaligus spiritual, demi menjaga keselamatan bangsa, terlebih bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Untuk diketahui, suatu hal menarik acara ini adalah doa tidak hanya dipimpin oleh tokoh agama Islam, tetapi juga perwakilan dari lintas agama lainnya.

Hal tersebut menjadi pesan kuat bahwa Sumenep menempatkan toleransi sebagai pijakan utama dalam kehidupan sosial.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB