Sumenep Menuju Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pembayaran Kesehatan Kini Bisa QRIS dan KKI

Rabu, 5 November 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, bersama Plt. Sekdakab, Raden Achmad Syahwan Effendy saat di acara Optimalisasi Implementasi Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan dengan Kanal QRIS dan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) (Za - garudajatim.com)

i

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, bersama Plt. Sekdakab, Raden Achmad Syahwan Effendy saat di acara Optimalisasi Implementasi Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan dengan Kanal QRIS dan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM-TP2DD) 2025 yang memusatkan agenda pada optimalisasi transaksi nontunai sektor kesehatan serta perluasan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI).

Agenda bertajuk “Optimalisasi Implementasi Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan dengan Kanal QRIS dan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di Kabupaten Sumenep” ini berlangsung di Aula Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep.

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan penerapan QRIS pada pembayaran retribusi kesehatan memberi dampak signifikan terhadap kualitas layanan publik.

“Pasien tak perlu lagi membawa uang tunai. Pembayaran lebih cepat, aman, dan otomatis tercatat real-time dalam sistem keuangan daerah,” ujar Faruk. Rabu (5/11/25)

QRIS saat ini telah digunakan di RSUD dr. Moh. Anwar, Puskesmas wilayah daratan, Laboratorium Kesehatan Daerah,
Sementara RSUD Abuya Arjasa dan puskesmas kepulauan mulai menerapkan QRIS sejak 22 Oktober 2025.

“Digitalisasi ini mempersempit potensi kebocoran karena setiap transaksi terekam secara elektronik,” tegasnya.

Selain QRIS, Pemkab Sumenep juga telah mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam berbagai transaksi non-tunai. Tiga OPD yang sudah menggunakan KKI yaitu BKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Pembayaran barang, jasa, hingga perjalanan dinas kini bisa menggunakan KKI. Prosesnya efisien, lebih terukur, dan mudah diawasi,” paparnya.

Sementara itu, Plt. Sekdakab Sumenep, Raden Achmad Syahwan Effendy, menyatakan digitalisasi keuangan daerah menjadi bagian integral dari reformasi birokrasi.

Ia menambahkan, edukasi digital akan terus digenjot agar manfaat transformasi layanan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa dimudahkan, dan kepercayaan publik atas pengelolaan keuangan semakin kuat,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru