Sumenep Maju Panggung Nasional, Ribuan Warga Padati Madura Ethnic Carnival 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu peserta MEC saat tampil dengan kostum mewah bertema Topeng dengan bahan dasar daun siwalan (Za - garudajatim.com)

i

Salah satu peserta MEC saat tampil dengan kostum mewah bertema Topeng dengan bahan dasar daun siwalan (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ribuan pasang mata tumpah ruah di jantung Kota Sumenep, Jawa Timur. Jalanan dipadati masyarakat dari berbagai penjuru Madura hingga luar daerah, demi menyaksikan gelaran akbar Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025.

Acara ini bukan sekadar parade busana, melainkan panggung kebudayaan yang menghidupkan kembali identitas etnik Madura dalam balutan karya kreatif kekinian.

Dengan mengangkat tema Topeng, MEC tahun ini menghadirkan parade kostum megah nan eksotis yang dirancang oleh puluhan kreator muda lokal.

Mereka menafsirkan filosofi topeng Madura ke dalam desain busana karnaval, memadukan detail tradisi dengan sentuhan modern, sehingga menampilkan visual yang tidak hanya memukau, tapi juga penuh makna.

Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), M Hariri, mengaku bangga MEC kini sudah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan.

“Alhamdulillah, pada tahun ini sudah mencapai 100 peserta. Artinya budaya Madura, khususnya Sumenep, keberadaannya sangat dinantikan oleh masyarakat di Indonesia,” ujarnya. Sabtu (20/25)

Menurut Hariri, MEC lahir dari keresahan para kreator di Madura yang selama ini tidak memiliki panggung di tanah sendiri.

“Mengadakan event ini sebenarnya menjadi kegelisahan kami. Karena para kreator di Madura, khususnya di Sumenep, tidak punya ruang untuk tampil. Karnaval ini adalah jawaban sekaligus simbol perlawanan: bahwa kreativitas anak Madura layak mendapat sorotan nasional,” paparnya.

Gelaran MEC 2025 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi salah satu motor penggerak keberlanjutan acara ini.

Kolaborasi komunitas jurnalis, pemerintah, dan para pelaku kreatif lokal berhasil mengubah MEC dari sekadar parade menjadi agenda budaya yang ditunggu-tunggu masyarakat.

“Dengan komitmen bersama, kami menjalin kerja sama dengan pemerintah. Alhamdulillah, bertahan hingga tahun ketiga. Semoga tahun depan Madura Ethnic Carnival dengan hadirnya Bapak Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif mampu menjadi khazanah event Nusantara,” lanjut Hariri.

Tak sekadar festival, MEC kini menjadi magnet wisata budaya baru di Madura. Ribuan warga berjubel menyaksikan, sebagian bahkan datang dari Surabaya, Malang, hingga Jawa Tengah.

“Sumenep adalah rumah besar bagi budaya Madura. MEC hadir untuk menegaskan bahwa kita tidak sekadar menjaga tradisi, tapi juga merayakannya dengan cara kreatif agar bisa diterima generasi zaman ini,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Kepala SDN Juluk II Sumenep atas Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi MBG
Dukung Inisiatif Keberlanjutan, MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan Inovasi Kuliner “Rebellious Hunger”
HDDAP Jadi Mesin Baru Pertanian Sumenep, Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Hortikultura Modern
Harlah ke-VIII LBH Achmad Madani, Merawat Warisan Perjuangan, Menguatkan Barisan Pembela Keadilan
SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 
Tarik Ulur Kepentingan di Balik Tiga Raperda, DPRD Sumenep Uji Arah Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Aset
Temuan Ulat dan Rambut di Menu MBG yang Disalurkan SPPG Pakamban Laok 2 Picu Desakan Evaluasi Total
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Peran, Satgas PPA Desa Jadi Instrumen Utama Perlindungan Perempuan dan Anak
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:32 WIB

Klarifikasi Kepala SDN Juluk II Sumenep atas Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi MBG

Jumat, 17 April 2026 - 12:28 WIB

Dukung Inisiatif Keberlanjutan, MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan Inovasi Kuliner “Rebellious Hunger”

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

HDDAP Jadi Mesin Baru Pertanian Sumenep, Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Hortikultura Modern

Kamis, 16 April 2026 - 18:26 WIB

Harlah ke-VIII LBH Achmad Madani, Merawat Warisan Perjuangan, Menguatkan Barisan Pembela Keadilan

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 

Berita Terbaru

SPPG Karangnangka, Kecamatan Rubaru, saat menerima penghargaan dari BGN ( Istimewa - garudajatim.com)

Berita

SPPG Karangnangka Sumenep Sabet Predikat Terbaik 

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:20 WIB