STKIP PGRI Sumenep Resmi Menjadi Universitas: Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Madura

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri,(kanan) saat menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor: 605/B/0/2025 kepada Ketua PPLP-PT PGRI Sumenep, Sunarjo(kiri) (za - garudajatim.com)

i

LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri,(kanan) saat menyerahkan Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor: 605/B/0/2025 kepada Ketua PPLP-PT PGRI Sumenep, Sunarjo(kiri) (za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep kini resmi bertransformasi menjadi Universitas PGRI Sumenep, setelah terbitnya Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor: 605/B/0/2025.

Penyerahan keputusan tersebut berlangsung khidmat di Graha Kemahasiswaan kampus setempat, Sabtu (2/8/2025), yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, kepada jajaran pimpinan yayasan dan sivitas akademika.

“Surat keputusan ini bersifat resmi dan menjadi pijakan penting bagi Universitas PGRI Sumenep untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi berkualitas,” ujarnya.

Dyah menekankan, bahwa perubahan status ini bukan semata penggantian nama, melainkan simbol dari peningkatan tanggung jawab akademik untuk mencetak SDM unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan.

“Universitas PGRI Sumenep harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lulusan berdampak untuk Indonesia Emas 2045. Ini saatnya membangun mutu bersama, memperkuat penelitian, dan menempatkan kampus ini sebagai poros perubahan di Madura,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PPLP-PT PGRI Sumenep, Sunarjo, menyebut status universitas ini merupakan buah dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, dedikasi, dan kerja keras puluhan tahun oleh yayasan serta segenap insan pendidikan.

“Kami sudah mengajukan permohonan sejak bertahun-tahun lalu. Alhamdulillah, hari ini resmi dikabulkan. Perubahan ini akan kami jawab dengan peningkatan kualitas, bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam riset, pengabdian masyarakat, serta pembangunan moral,” jelasnya.

Dengan status barunya, sambung dia, Universitas PGRI Sumenep diharapkan tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga lokomotif perubahan sosial di wilayah Madura dan sekitarnya.

Menurutnya, langkah selanjutnya pihak yayasan dan pengelola kampus, adalah melakukan penataan struktur kelembagaan, pembukaan program studi baru lintas disiplin, serta memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan industri.

“Kedepan, kami akan memperkuat dorongan penitilian, pengabdian masyarakat dan moral,” tukasnya.(Za-Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru